Kunci Zidane di Real Madrid, Ciptakan Kebahagiaan

Kompas.com - 19/01/2016, 06:24 WIB
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, memancarkan senyumannya saat konferensi pers di Valdebebas, Madrid, Jumat (8/1/2016). GERARD JULIEN / AFP Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, memancarkan senyumannya saat konferensi pers di Valdebebas, Madrid, Jumat (8/1/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati


MADRID, KOMPAS.com
- Kemampuan menciptakan suasana bahagia di kamar ganti dinilai menjadi nilai lebih Zinedine Zidane dibandingkan Rafael Benitez sebagai pelatih Real Madrid. Demikian ulasan mantan bek Real Madrid, Ivan Campo.

Zidane ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid menggantikan Rafael Benitez pada awal Januari lalu. Dari 2 pertandingan pertama sebagai pelatih, Zidane telah mempersembahkan 2 kemenangan dengan produktivitas mencolok 10-1.

Keberhasilan menjalani start sempurna sebagai pelatih itu tak lepas dari kemampuan Zidane menjaga situasi kondusif di tim. Bahkan, Cristiano Ronaldo mengatakan para pemain Real Madrid lebih menunjukkan empati kepada Zidane.

"Zidane bagus. Saya pikir, sejumlah problem yang terjadi di Real Madrid (saat dilatih Benitez), langsung bisa teratasi," kata Campo seperti dilansir International Business Times, Senin (18/1/2016).

Menurut bek Real Madrid antara 1998 dan 2003 itu, melatih tim besar memerlukan kemampuan menjaga situasi kamar ganti pemain untuk tetap kondusif. Ada bintang selalu dimainkan pada tiap pekannya, tetapi hanya 11 pemain yang boleh tampil di lapangan.

"Untuk bisa mengatasi hal tersebut, butuh sesuatu yang istimewa dari seorang pelatih," tutur mantan rekan satu tim Zidane itu.

"Anda harus punya pengalaman dan bisa menghadirkan respek dari para pemain. Dalam beberapa situasi, saya melihat pelatih tak bisa menghadirkan respek itu. Itulah perbedaan utama antara Zidane dan Benitez," ucapnya lagi.

"Kegembiraan di kamar ganti menjadi kunci penting kesuksesan sebuah klub elite. Zidane sukses membawakan kebahagiaan itu sejak hari pertama melatih," ucap mantan pemain Bolton Wanderers itu.

Jadi Pep Guardiola-nya Real Madrid 

Di bawah Zidane, para pemain bintang seperti Ronaldo, Gareth Bale, atau Karim Benzema terlihat lebih tenang. Nama besar Zidane membuat para pemain bintang itu mau mengikuti segala instruksi yang diberikan.


Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X