Kompas.com - 16/01/2016, 22:30 WIB
Juergen Klopp (kanan) bersama dua asistennya, Zeljko Buvac (tengah) dan Peter Krawietz (kiri), menginspeksi Stadion White Hart Lane sebelum pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Liverpool, 17 Oktober 2015. IAN KINGTON/AFPJuergen Klopp (kanan) bersama dua asistennya, Zeljko Buvac (tengah) dan Peter Krawietz (kiri), menginspeksi Stadion White Hart Lane sebelum pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Liverpool, 17 Oktober 2015.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Asisten manajer Liverpool, Peter Krawietz, mengibaratkan jajaran staf pelatih timnya seperti sebuah band musik.

Di Liverpool, Juergen Klopp dibantu oleh dua asisten, yaitu Krawietz dan Zeljko Buvac. Krawietz mengklaim ada kepaduan di antara ketiganya.

"Kami seperti band musik dengan instrumen masing-masing. Klopp adalah pemimpin band, sedangkan lainnya memegang bass atau drum di belakang dia," kata Krawietz.

Tak seperti Klopp dan Buvac yang sering tampil di lapangan, Krawietz berkutat di belakang layar. Dia bertugas melakukan analisa video dan merangkumnya untuk pertemuan tim sejak berduet dengan Klopp di Mainz dan Borussia Dortmund.

Bersama Liverpool, Krawietz merasa tugasnya lebih mudah. Sebab, ada departemen sendiri untuk menganalisa performa pemain melalui video.

"Kami juga menggunakan video untuk mempercepat perbaikan tim. Ini sangat penting untuk mengetahui reaksi yang dibutuhkan setelah babak pertama," tutur Krawietz.

Kaloborasi ketiganya di Dortmund sempat menuai pujian dari media-media Jerman. Bahkan, Krawietz disebut sebagai "mata" Klopp, sedangkan Buvac adalah "otak" sang manajer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait julukan tersebut, Krawietz menyatakan, "Kami hanya bisa tertawa dengan penemuan ini. Lalu, Klopp menjadi apa? "



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Badminton
Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Internasional
Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Liga Indonesia
'Cocoklogi' Perolehan Medali Indonesia di Olimpiade dengan Perayaan 17 Agustus 2021

"Cocoklogi" Perolehan Medali Indonesia di Olimpiade dengan Perayaan 17 Agustus 2021

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X