Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/01/2016, 14:48 WIB
|
EditorAnju Christian

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum diketahui apakah Djadjang Nurdjaman kembali ke Persib Bandung setelah menjalani program pelatihan di Italia selama satu tahun.

Berkali-kali, pertanyaan tersebut ditujukan kepada pelatih yang akrab disapa Djanur ini dan Direktur Umum PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Glenn Sugita pada jumpa pers bertajuk "Dua Biru Bersatu" di Jakarta, Rabu (13/1/2016). Namun, keduanya tak berani memastikan.

Saat kali pertama mendapatkan pertanyaan tersebut, Djanur hanya mengangguk tanpa berkomentar.

Baru pada sesi tanya jawab, Djanur mengatakan, "Keputusan itu ada di Pak Glenn. Saya menimba ilmu di sana. Setelah itu, saya serahkan kepada Pak Glenn."

Djanur akan bertolak ke Italia, Kamis (14/1/2016). Selama di sana, dia menjalani program pelatihan bersama Akademi Inter Milan dan memantau pertandingan level Serie A, Serie B, serta Lega Pro.

Baca juga: Timba Ilmu di Italia, Djanur Bakal Kangen "Ulukutek Leunca"

Menurut kapten Persib, Atep, pengalaman Djanur di sana akan berguna apabila diaplikasikan di tanah air. Dia pun berharap, Djanur kembali ke Persib setelah menjalani pelatihan.

"Semoga, Djadjang bisa kembali ke Persib dan mengembangkan pemain-pemain muda yang ada di Jawa Barat," tutur Atep.

Harapan Atep diamini Djanur. Menurut dia, Italia merupakan negaranya sepak bola. Ilmu yang dipelajari di sana diyakini sangat berguna untuk diterapkan di Indonesia.

"Mudah-mudahan, ilmu yang saya pelajari bisa diaplikasikan di sepak bola pada umumnya dan Persib pada khususnya," ujar Djanur setelah acara jumpa pers selesai.

Apakah komentar tersebut menandakan Djanur sudah pasti kembali ke Persib?

Pelatih asal Majalengka itu cuma menjawab, "Insya Allah."

VIDEO: Demi Ilmu, Djanur Tinggalkan Persib

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+