Kompas.com - 11/01/2016, 15:09 WIB
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti (kanan), dan asistennya, Zinedine Zidane, ketika mendampingi tim dalam laga uji coba melawan Lyon, Rabu (24/7/2013). Laga ini berakhir imbang 2-2. AFP/PHILIPPE DESMAZESPelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti (kanan), dan asistennya, Zinedine Zidane, ketika mendampingi tim dalam laga uji coba melawan Lyon, Rabu (24/7/2013). Laga ini berakhir imbang 2-2.
EditorJalu Wisnu Wirajati


KOMPAS.com
- Carlo Ancelotti mengkritik kesewenang-wenangan Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Kritik Ancelotti itu terkait dengan putusan Perez memberhentikan Rafael Benitez dari kursi pelatih.

Benitez dipecat pada Senin (4/1/2016). Dia hanya bertahan 7 bulan dari kontrak yang seharusnya berdurasi 3 tahun. Posisi dia lalu digantikan Zinedine Zidane.

Zidane mengkritik putusan Perez itu. Dia menilai Benitez belum bisa dikatakan sepenuhnya gagal.

"Setelah sejumlah pertandingan musim ini, Real Madrid masih berjuang memperebutkan titel La Liga dan Liga Champions," ujar Ancelotti kepada Sina Sports.

"Akan tetapi, Presiden Florentino Perez memutuskan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Benitez," ujar mantan pelatih Real Madrid pada 2013-2015 itu.

Ancelotti mengakui bahwa jabatan pelatih, apalagi di klub sebesar Real Madrid, sangatlah sulit. Hasil akhir selalu menjadi tuntutan.

"Hasil kerja kami juga bisa diperdebatkan. Namun, yang saya tak bisa pahami adalah putusan itu sudah dibuat ketika liga baru berjalan separuh musim," kata Ancelotti melanjutkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Zidane adalah pelatih ke-5 Real Madrid sejak 2009. Tentu hal tersebut menghadirkan tanya. Apakah selalu salah pelatih? Setiap orang tentu bisa membuat simpulannya sendiri," tutur calon pelatih Bayern Muenchen pada musim depan itu.

Perez menjalani periode keduanya sebagai presiden sejak Juni 2009. Sebelumnya, dia juga memegang jabatan serupa antara 2000 dan 2006.

Selama kepemimpinan Perez, sudah ada 10 pelatih yang keluar-masuk melatih Real Madrid. Zidane adalah pelatih ke-11 selama Perez menjabat presiden klub.

Kendati mengkritik kesewenang-wenangan Perez, Ancelotti tetap memberikan dukungan penuh kepada Zidane.

"Tak perlu diragukan, Zidane punya kapasitas untuk memimpin Real Madrid. Saya mendoakan yang terbaik bagi dia," ujar Ancelotti.

Ancelotti sudah paham dengan kemampuan Zidane melatih. Dia pernah dibantu legenda Perancis itu sebagai asisten pelatih saat mengantarkan Real Madrid meraih gelar ke-10 Liga Champions pada 2013-2014.

 

 



Sumber Goal
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Lakukan 2 Hal Tekan Pertumbuhan Kasus Covid-19

Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Lakukan 2 Hal Tekan Pertumbuhan Kasus Covid-19

Sports
Hasil Uji Coba, Man United Takluk dari Tim Kasta Kedua Liga Inggris

Hasil Uji Coba, Man United Takluk dari Tim Kasta Kedua Liga Inggris

Liga Inggris
Olimpiade Tokyo 2020, Kebanyakan Anggota Delegasi Kirgistan dan Tajikistan Tak Pakai Masker

Olimpiade Tokyo 2020, Kebanyakan Anggota Delegasi Kirgistan dan Tajikistan Tak Pakai Masker

Sports
Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Temukan 17 Kasus Baru Covid-19

Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Temukan 17 Kasus Baru Covid-19

Sports
Gugur di Babak Penyisihan Tenis Meja, Atlet Termuda di Olimpiade Tokyo Kirim Pesan Menyentuh

Gugur di Babak Penyisihan Tenis Meja, Atlet Termuda di Olimpiade Tokyo Kirim Pesan Menyentuh

Sports
Eks Timnas U19 Resmi Direkrut Klub Spanyol

Eks Timnas U19 Resmi Direkrut Klub Spanyol

Liga Indonesia
Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Peringkat Ke-19

Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Peringkat Ke-19

Sports
Mengenal Standing Start dalam Kompetisi Lari

Mengenal Standing Start dalam Kompetisi Lari

Sports
Angkat Besi Indonesia dan Tradisi Medali Olimpiade

Angkat Besi Indonesia dan Tradisi Medali Olimpiade

Sports
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020: Belanda-Brasil Seri, AS Pecah Telur

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020: Belanda-Brasil Seri, AS Pecah Telur

Internasional
Sebelum Raih Medali di Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Jalani Persiapan Sampai Berdarah-darah

Sebelum Raih Medali di Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Jalani Persiapan Sampai Berdarah-darah

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Belum Mau Pikirkan Laga Vs Wakil Malaysia

Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Belum Mau Pikirkan Laga Vs Wakil Malaysia

Badminton
Langkah Windy Cantika, dari Positif Covid-19, Bangkit, hingga Sumbang Medali!

Langkah Windy Cantika, dari Positif Covid-19, Bangkit, hingga Sumbang Medali!

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, Jadi Peraih Medali Pertama Indonesia, Windy Cantika Ungkap Kunci Kesuksesannya

Olimpiade Tokyo 2020, Jadi Peraih Medali Pertama Indonesia, Windy Cantika Ungkap Kunci Kesuksesannya

Sports
PS Sleman Perkenalkan Cita Mas Jajar, Pemain Baru?

PS Sleman Perkenalkan Cita Mas Jajar, Pemain Baru?

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X