Kompas.com - 23/12/2015, 06:17 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

LEICESTER, KOMPAS.com - Manajer Leicester City, Claudio Ranieri, mengaku sakit hati dengan sejumlah ucapan Jose Mourinho terhadap dirinya. Namun, Ranieri tak berniat balas dendam kepada Mourinho.

Pada 2008, Mourinho sempat menyindir kemampuan Ranieri dalam berbahasa Inggris. Ketika itu, Mourinho berstatus sebagai pelatih Inter Milan, sedangkan Ranieri mengasuh Juventus.

"Sebenarnya, saya kecewa terhadap Mourinho. Dia mengatakan hal itu karena takut kepada saya. Begitulah metode Mourinho terhadap lawan yang ingin dikalahkan," kata Ranieri.

Keduanya kembali bertemu saat Leicester menjamu Chelsea di Stadion King Power, 14 Desember 2015. Ketika itu, Leicester yang ditangani Ranieri menang dengan skor 2-1.

Meski mampu mengalahkan Mourinho, Ranieri mengaku tak mengusung misi balas dendam.

"Saat saya tiba di Leicester, dia merupakan orang pertama yang memberikan ucapan selamat datang. Ketika memeluknya pada akhir pertandingan, saya bersikap tulus," tutur Ranieri.

Hasil di markas Leicester merupakan kekalahan kesembilan Chelsea pada Premier League 2015-2016. Ini keputusan manajemen memecat Mourinho, Kamis (17/12/2015).

Sebaliknya, Leicester memuncaki klasemen Premier League dengan koleksi 38 poin dari 17 pertandingan. Mereka unggul dua poin atas Arsenal.

"Saat ini, kami adalah anomali. Kami mengambil kesempatan ketika tak ada klub besar yang bermain pada level seharusnya," ucap Ranieri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arema FC Fokus ke Korban, Percaya Penuh pada Proses Investigasi

Arema FC Fokus ke Korban, Percaya Penuh pada Proses Investigasi

Liga Indonesia
Guardiola Bantah Haaland Punya Klausul Khusus Real Madrid

Guardiola Bantah Haaland Punya Klausul Khusus Real Madrid

Liga Inggris
Kerugian dalam Kegagalan Servis Bola Voli

Kerugian dalam Kegagalan Servis Bola Voli

Sports
Tindak Lanjuti Arahan Jokowi, PSSI Akan Evaluasi Total Sistem Kompetisi Sepak Bola Indonesia

Tindak Lanjuti Arahan Jokowi, PSSI Akan Evaluasi Total Sistem Kompetisi Sepak Bola Indonesia

Liga Indonesia
Arkhan Kaka di Kualifikasi Piala Asia U17: Top Skor dan Selebrasi ala Bepe

Arkhan Kaka di Kualifikasi Piala Asia U17: Top Skor dan Selebrasi ala Bepe

Liga Indonesia
Komnas HAM Soal Pelanggaran HAM di Tragedi Kanjuruhan: Masyarakat Pasti Sepakat

Komnas HAM Soal Pelanggaran HAM di Tragedi Kanjuruhan: Masyarakat Pasti Sepakat

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan, PSSI Ungkap Tujuan FIFA-AFC Datang ke Indonesia

Tragedi Kanjuruhan, PSSI Ungkap Tujuan FIFA-AFC Datang ke Indonesia

Liga Indonesia
Istilah Heading dalam Sepak Bola dan Tujuannya

Istilah Heading dalam Sepak Bola dan Tujuannya

Sports
PSG Ditahan Imbang Benfica, Galtier: Kami Ciptakan Banyak Peluang ...

PSG Ditahan Imbang Benfica, Galtier: Kami Ciptakan Banyak Peluang ...

Liga Champions
Madrid Vs Shakhtar, Los Blancos Mestinya Bisa Cetak Banyak Gol

Madrid Vs Shakhtar, Los Blancos Mestinya Bisa Cetak Banyak Gol

Liga Champions
Jadwal Liga Europa: Omonia Vs Man United, 4 Pemain Setan Merah Absen

Jadwal Liga Europa: Omonia Vs Man United, 4 Pemain Setan Merah Absen

Liga Lain
BERITA FOTO - Duka Arema Duka Persebaya, Duka Malang Duka Surabaya

BERITA FOTO - Duka Arema Duka Persebaya, Duka Malang Duka Surabaya

Liga Indonesia
Gerakan Shoot Tambahan Saat Bola Muntah

Gerakan Shoot Tambahan Saat Bola Muntah

Sports
45 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Fenomenal Paolo Rossi yang Diawali Skandal

45 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Fenomenal Paolo Rossi yang Diawali Skandal

Internasional
Chelsea Vs Milan: Rossoneri Ompong, Cuma Bikin Satu Tembakan ke Gawang

Chelsea Vs Milan: Rossoneri Ompong, Cuma Bikin Satu Tembakan ke Gawang

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.