Kompas.com - 20/12/2015, 00:17 WIB
Penyerang Chelsea asal Spanyol, Pedro (kanan), melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Sunderland pada lanjutan Premier League di Stamford Bridge, London, Sabtu (19/12/2015). GLYN KIRK/AFPPenyerang Chelsea asal Spanyol, Pedro (kanan), melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Sunderland pada lanjutan Premier League di Stamford Bridge, London, Sabtu (19/12/2015).
EditorAloysius Gonsaga AE
LONDON, KOMPAS.com — Chelsea melakoni pertandingan pertama setelah Jose Mourinho didepak dari jabatan manajer. Tanpa The Special One, The Blues justru berhasil memetik kemenangan meyakinkan 3-1 saat menjamu Sunderland di Stamford Bridge, Sabtu (19/12/2015) malam WIB.

Rangkaian hasil buruk Chelsea pada musim ini, yang mengalami 9 kekalahan pada 16 laga Premier League, berujung pada pemecatan Jose Mourinho, Kamis (17/12/2015).

Beberapa jam sebelum pertandingan melawan Sunderland bergulir, Chelsea telah mengumumkan Guus Hiddink sebagai suksesor Mourinho. Namun, ia tentu belum bisa mendampingi John Terry cs kontra Sunderland.

Kendati demikian, The Blues justru sanggup menunjukkan performa impresif. Baru lima menit pertandingan melawan Sunderland, Chelsea langsung membuka keunggulan 1-0.

Gol tersebut dicetak Branislav Ivanovic dengan tandukannya seusai memenangi perebutan bola di udara saat menerima umpan sepak pojok yang dilepaskan Willian.

Belum sampai 15 menit laga bergulir, The Blues berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Gol kali ini dicetak Pedro Rodriguez dengan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti.

Setelah kedua gol tersebut, Chelsea semakin percaya diri dalam menggencarkan serangan. Beberapa peluang bagus kembali diciptakan Diego Costa, Willian, Oscar, dan Pedro. Namun, skor 2-0 bertahan hingga paruh pertama pertandingan usai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada paruh kedua, Sunderland menunjukkan permainan lebih baik, terutama dalam membangun serangan dan menciptakan peluang. Namun, Costel Pantilimon melakukan pelanggaran terhadap Willian di dalam kotak penalti. Hal tersebut membuahkan hadiah tendangan penalti untuk Chelsea.

Oscar yang maju sebagai eksekutor berhasil menambah keunggulan skuad yang ditangani pelatih sementara, Steve Holland, menjadi 3-1 pada menit ke-50.

Tiga menit kemudian, The Black Cats akhirnya berhasil mencetak gol balasan. Gol tersebut dicetak pemain yang masuk pada babak kedua, Fabio Borini. Gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan Sunderland dari kekalahan karena hingga pertandingan berakhir, tidak ada lagi gol yang tercipta.

Halaman:


Sumber Juara.net
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.