Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pesangon Mourinho "Cuma" Rp 250 Miliar

Kompas.com - 18/12/2015, 05:40 WIB


LONDON, KOMPAS.com
- Pesangon Jose Mourinho seusai dipecat Chelsea ternyata tidak sebesar rumor media Inggris. Dia diperkirajan "cuma" mendapatkan kompensasi sebesar 12 juta poundsterling atau sekitar Rp 250 miliar.

Mourinho sebelumnya dikabarkan bakal mendapat pesangon sebesar 40 juta poundsterling (seitar Rp 834 miliar) setelah dicopot dari jabatannya sebagai manajer Chelsea. Namun, kabar tersebut telah mendapat bantahan.

Menurut editor BBC Sports, Dan Roan, Mourinho tidak akan menerima uang pesangon sebesar 40 juta poundsterling seperti yang dikabarkan banyak media. Manajer asal Portugal itu hanya akan mendapat sisa dari gaji tahunannya yang akan dibayarkan secara bertahap hingga akhir musim.

"Jose Mourinho melakukan pertemuan dengan dengan klub sekitar pukul 14:30 GMT setelah ia diberitahu bahwa masa-masa terakhirnya di Chelsea telah datang," tulis Roan.

Mourinho baru menandatangani kontrak baru berdurasi empat musim bersama Chelsea pada Agustus 2015. Manajer berusia 52 tahun itu memiliki gaji sebesar 12 juta poundsterling per musim.

"Dia tidak akan mendapat kompensasi sebesar 40 juta poundsterling seperti yang telah dispekulasikan. Pemahaman saya, Mourinho hanya akan menerima sisa dari total gaji tahunannya sebesar 12 juta poundsterling hingga akhir musim ini," ujar Roan.

Jika hal ini benar, artinya Mourinho hanya akan mendapatkan pesangon sekitar 6-7 juta poundsterling, sesuai sisa kontraknya.

Mourinho dipecat manajemen klub sebagai manajer setelah hanya mampu membawa Chelsea berada di posisi ke-16 hingga pekan ke-16 Premier League. Bahkan The Blues hanya unggul satu poin dari Norwich City yang berada di zona degradasi.

Sejumlah nama dirumorkan akan menjadi pengganti dia. Beberapa di antaranya adalah Carlo Ancelotti, Guus Hiddink, Juande Ramos, dan Brendan Rodgers. (Verdi Hendrawan)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Juara.net
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Permintaan Maaf Mourinho yang Terkuak oleh Kisah Schweinsteiger

Permintaan Maaf Mourinho yang Terkuak oleh Kisah Schweinsteiger

Liga Inggris
Jadwal Liga Spanyol, El Clasico Real Madrid Vs Barcelona

Jadwal Liga Spanyol, El Clasico Real Madrid Vs Barcelona

Liga Spanyol
Saat Legenda Timnas Indonesia 'Angkat Topi' untuk Ernando Ari...

Saat Legenda Timnas Indonesia "Angkat Topi" untuk Ernando Ari...

Timnas Indonesia
Klopp Pulang Tanpa Keajaiban, Liverpool Terbentur Hati 'Sang Dewi'

Klopp Pulang Tanpa Keajaiban, Liverpool Terbentur Hati "Sang Dewi"

Liga Lain
Piala Asia U23 2024, Syarat Timnas U23 Indonesia Lolos ke Perempat Final

Piala Asia U23 2024, Syarat Timnas U23 Indonesia Lolos ke Perempat Final

Timnas Indonesia
Rapuhnya Pertahanan Arema FC...

Rapuhnya Pertahanan Arema FC...

Liga Indonesia
Persib Vs Persebaya, Bek Maung Waspada meski Bajul Ijo Tanpa Top Skor

Persib Vs Persebaya, Bek Maung Waspada meski Bajul Ijo Tanpa Top Skor

Liga Indonesia
Pesan STY yang Picu Hasil Bersejarah Timnas Indonesia di Piala Asia U23

Pesan STY yang Picu Hasil Bersejarah Timnas Indonesia di Piala Asia U23

Timnas Indonesia
Xabi Alonso Ucap 'Roma, Roma, Roma', De Rossi Cium Aroma Balas Dendam

Xabi Alonso Ucap "Roma, Roma, Roma", De Rossi Cium Aroma Balas Dendam

Liga Lain
Timnas Indonesia Bekuk Australia, Asa ke Olimpiade 2024 Terjaga

Timnas Indonesia Bekuk Australia, Asa ke Olimpiade 2024 Terjaga

Timnas Indonesia
Milan Dilibas 10 Pemain Roma, Langsung 'Disidang' Ultras di Olimpico

Milan Dilibas 10 Pemain Roma, Langsung "Disidang" Ultras di Olimpico

Liga Lain
Persib Vs Persebaya, Saat Bojan Hodak Rasakan Tekanan Berbeda...

Persib Vs Persebaya, Saat Bojan Hodak Rasakan Tekanan Berbeda...

Liga Indonesia
5 Fakta Menarik Indonesia Bekuk Australia, Mental dan Ernando Pembeda

5 Fakta Menarik Indonesia Bekuk Australia, Mental dan Ernando Pembeda

Timnas Indonesia
Cara Bertahan Timnas U23 Indonesia yang Perpanjang Kebuntuan Australia

Cara Bertahan Timnas U23 Indonesia yang Perpanjang Kebuntuan Australia

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Australia: Komang Teguh Ubah Ketegangan Jadi Kelegaan

Indonesia Vs Australia: Komang Teguh Ubah Ketegangan Jadi Kelegaan

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com