Kompas.com - 13/12/2015, 19:26 WIB
Bomber Leicester City, Jamie Vardy (kiri), melakukan selebrasi usai membobol gawang Manchester United pada laga lanjutan Premier League di Stadion Old Trafford, Sabtu (28/11/2015). OLI SCARFF / AFPBomber Leicester City, Jamie Vardy (kiri), melakukan selebrasi usai membobol gawang Manchester United pada laga lanjutan Premier League di Stadion Old Trafford, Sabtu (28/11/2015).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

Tapi seperti disebut oleh bek kiri The Foxes, Christian Fuchs bulan lalu dan juga Riyad Mahrez jelang kedatangan Chelsea di minggu ke 16 ini, bahwa target utama pasukan The King Power Stadium ini tetap hanyalah 40 poin pada akhir musim. 

Artinya, mereka hanya dipatok target untuk bertahan di Premier League.  Empat laga penutup tahun 2015 ini akan sangat sulit bagi mereka.  Menjamu Chelsea, diikuti dua laga tandang ke Liverpool dan Evrton serta menjamu Manchester City. 

Harus diingat juga, bahwa kedigdayaan Jamie Vardy dkk dalam 24 laga terakhir, belum sekalipun diwarnai dengan kemenangan atas wakil Inggris di Eropa.  Kalah dari Chelsea musim lalu dan Arsenal musim ini,  serta ditahan imbang oleh Tottenham Hotspur dan Manchester United. Ini menjadi tantangan mereka dalam 4 laga ke depan.   

 

Target awal

Chelsea akan datang Senin (14/12/2015) atau Selasa dini hari pukul 02.45 WIB. Walaupun tengah berantakan di Premier League, The Blues baru saja sukes jadi pemuncak grup di Liga Champions.  Permainan pragmatis ala Jose Mourinho seperti yang ditunjukkannya ketika membungkan FC Porto bisa menjadi awal sandungan pasukan Ranieri.

Diperlukan The Power of the King yang luar biasa dari tuan rumah untuk mencegah hal ini terjadi. Jika bisa melakukannya, hal ini sekaligus membantah anggapan bahwa Leicester City hanya terdiri dari Jamie Vardy dan Riyad Mahrez.

Walaupu kedua pemain itu menciptakan 24 dari 32 gol The Foxes, aliran serangan bisa datang dari siapa saja.  Termasuk Christian Fuchs dengan assist luar biasanya saat menahan imbang Manchester United.  Jangan lupakan pula kemampuan assist dari Marc Albrighton, Daniel Drinkwater, dan N’Golo Kante dari lini tengah yang terbukti ampuh sejauh ini. 

Terlepas dari hasil 4 laga ke depan dan sisa musim kompetisi ini, kita masih bisa melihat The Power of the King dari King Power Stadium ini pada musimdepan. The Foxes hanya kurang 8 poin dari target awal mereka. Hal itu amat mudah dicapai dengan 23 laga tersisa.

PREDIKSI: LEICESTER CITY 50 – 50 CHELSEA

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.