Kompas.com - 02/12/2015, 16:48 WIB
|
EditorFerril Dennys


BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nudjaman, menolak anggapan bahwa Maung Bandung sebagai tim jago kandang.

Pernyataan Djanur tersebut terkait kegagalan Persib di Piala Jenderal Sudirman. Maung Bandung harus tersingkir dari babak penyisihan Grup C yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo lantaran menelan tiga kekalahan dan hanya satu kali meraih kemenangan.

Penampilan Atep dan kawan-kawan kontras dengan penampilan mereka di Piala Presiden 2015. Sebagai tuan rumah pada babak penyisihan Piala Presiden, Persib menyapu laga dengan meraih kemenangan. Puncaknya, Persib meraih gelar juara. Hal tersebut memunculkan anggapan Persib sebagai tim jago kandang.

"Yang pasti saya agak menolak disebut seperti itu. Ada enggak sih tim yang selalu tampil prima dalam 3 turnamen besar," kata Djanur seperti dikutip dari Simamaung, Rabu (2/12/2015).

"Kami legowo saja. Sulit ada berada terus di level atas dan pertahankan peak performance. Penilaian itu ya relatif. Sialhakan saja orang mau bilang apa," sambungnya.

Ditengarai hasil buruk yang diraih Persib tidak terlepas dari konflik antara pemain dan manajemen, cedera pemain, dan mundurnya pemain kunci seperti Vladimir Vujovic dan Muhammad Ridwan.

"Tidak banyak yang bisa kami harapkan dari persiapan seperti itu. Termasuk absennya beberapa pilar dan banyak sekali persoalannya," ulas Djanur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Simamaung
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.