Kompas.com - 21/11/2015, 16:36 WIB
EditorJalu Wisnu Wirajati


MANCHESTER, KOMPAS.com
- Sorotan utama laga Manchester City versus Liverpool di Stadion Etihad, Sabtu (21/11/2015), bakal mengarah ke Raheem Sterling. 

Untuk kali pertama, Sterling bakal menghadapi mantan klubnya dengan seragam The Citizens. “Untung” bagi Sterling, laga ini dilangsungkan di kandang tim barunya, bukan di Anfield. 

Kepindahan Sterling ke Manchester City memang menyisakan luka bagi suporter Liverpool. Di mata sebagian suporter The Reds, Sterling dianggap mata duitan dan tidak loyal. 

“Aku pikir, saat ini telah membuat putusan tepat dengan pindah ke Manchester City. Hatiku berkata inilah yang memang seharusnya kulakukan. Aku tak menyesal pindah dari Liverpool,” ucapnya kepada Sky Sports, beberapa waktu lalu. 

Laga di Stadion Etihad ini bakal menjadi ujian pertama Sterling. Dengan kondisi Sergio Aguero masih belum fit dan Wilfried Bony yang cedera, Sterling bisa saja dipasang sebagai tumpuan serangan. 

Kendati demikian, niatan Sterling untuk menunjukkan bahwa putusannya pindah dari Liverpool dengan tampil apik pada laga di Stadion Etihad ini takkan mudah. 

Kehadiran Juergen Klopp di kursi pelatih membuat Liverpool tampil berbeda dibandingkan ketika masih ditukangi Brendan Rodgers. Manajer asal Jerman itu pun seolah tak memedulikan kepindahan Sterling. 

“Tak ada yang spesial. Di sepak bola, adalah hal wajar seorang pemain melawan mantan klubnya. Lagipula, saya tak tahu berapa banyak teman Sterling di sini,” tutur Klopp pada jumpa pers sebelum pertandingan. 

Sterling memang bukan fokus utama Klopp. Eks pelatih Borussia Dortmund itu ditantang untuk membawa timnya bangkit setelah menelan kekalahan 1-2 dari Crystal Palace sebelum jeda internasional. 

Tantangan sesungguhnya justru harus dihadapi Sterling. Dia harus bisa memutus tren negatif eks Liverpool di Manchester City ketika pertama kali menghadapi mantan klubnya. 

Dari dua pemain pindahan terakhir ke Manchester City pada era Premier League, tak satu pun eks Liverpool yang bisa mempersembahkan kemenangan pada laga pertama melawan mantan klubnya. 

Steve McMahon hanya bisa membawa The Citizens mendapatkan satu poin saat imbang 1-1 (28/12/1992). Demikian pula dengan Nigel Clough yang hanya membawa timnya bermain seri 2-2 (5/5/1998). 

Seperti halnya Sterling malam nanti, McMahon dan Clough juga memainkan laga pertamanya melawan Liverpool di kandang Manchester City. Bedanya, saat itu The Citizens masih bermukim di Maine Road. 

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.