Verratti Belum Lupa Gaya Italia

Kompas.com - 13/11/2015, 20:28 WIB
Gelandang tim nasional Italia, Marco Verratti. MARCO BERTORELLO/AFPGelandang tim nasional Italia, Marco Verratti.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

BRUSSEL, KOMPAS.com - Gelandang tim nasional Italia, Marco Verratti, mengaku belum melupakan identitas sepak bola negara asalnya. Sekalipun, dia menghabiskan tiga tahun terakhir bersama klub Perancis, Paris Saint-Germain.

Jelang pertandingan uji coba antara Italia dan Belgia, Kamis (13/11/2015), Verratti menjelaskan ada perbedaan antara gaya di Italia dan Perancis. Menurut Verratti, Italia mengedepankan taktik dan kedisiplinan, sedangkan Perancis menonjolkan kebebasan.

Kali terakhir Verratti bermain dengan klub Italia, yakni bersama Pescara pada musim 2011-12. Namun, dia mengaku masih mampu bila dituntut memeragakan gaya Italia.

"Aku masih merasa sangat Italia dalam gaya permainan. Aku masih suka melakukan intercept dan melakukan serangan balik," kata Verratti.

"Dalam sepak bola modern, beberapa tim tak memikirkan bertahan. Namun, sebagai orang Italia, aku tak melupakannya. Aku juga ingat untuk menyerang karena seperti yang diketahui kompatriot, bertahan saja tak cukup," tuturnya.

Akan tetapi, Verratti menilai gaya Italia justru menjadi titik lemahnya. Sebab, di Italia, konfrontasi dengan wasit bukanlah barang langka.

"Saat wasit mengambil keputusan yang dianggap salah, aku sulit untuk berdiam diri. Aku terlalu melibatkan diriku dalam perdebatan," katanya.

Alhasil, Verratti sudah mengantongi 47 kartu kuning dan dua kartu merah dalam 144 penampilannya bersama Paris Saint-Germain.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X