Kompas.com - 07/11/2015, 21:27 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati


ROMA, KOMPAS.com
- Pelatih AS Roma, Rudi Garcia, menyesali keputusan suporter ultras memboikot partai derbi melawan Lazio pada lanjutan Serie A di Stadion Olimpico, Minggu (8/11/2015).

Kepolisian Roma bakal menerapkan sistem keamanan baru di stadion. Setiap kedua tim bertemu, suporter masing-masing akan menempati tribun terpisah. Hal ini bertujuan untuk memudahkan identifikasi terhadap suporter yang membuat onar.

Suporter garis keras kedua tim menolak. Mereka pun memutuskan tak hadir pada laga bertajuk Derby della Capitale ini. Diperkirakan, stadion hanya diisi sekitar 35.000 penonton atau separuh dari kapasitas maksimal.

"Satu-satunya hal yang menyedihkan adalah kemungkinan stadion tak terisi penuh pada pertandingan besok. Saya sudah memberikan sedikit pendapat dan mengajukan permintaan," kata Garcia.

Di mata Garcia, boikot ultras bukanlah satu-satunya kekecewaannya. Dia juga merasa kedua tim tak diuntungkan karena melakoni partai kompetisi antarklub Eropa pada tengah pekan.

"Menilik fisik, kedua tim tak berada dalam kondisi seratus persen. Ini bukanlah keuntungan baik bagi kami maupun mereka," tutur Garcia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.