Kompas.com - 02/11/2015, 18:22 WIB
Ketua Delegasi FIFA-AFC Kohzo Tashima bersama Kepala Staf Presiden Teten Masduki dan Menpora Imam Nahrowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/11/2015).
Powered by Telkomsel BlackBerry® Indra AkuntonoKetua Delegasi FIFA-AFC Kohzo Tashima bersama Kepala Staf Presiden Teten Masduki dan Menpora Imam Nahrowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/11/2015). Powered by Telkomsel BlackBerry®
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Presiden, Teten Masduki, mengungkapkan rencana pemerintah untuk membentuk tim kecil guna menyelesaikan kisruh persepakbolaan Indonesia.

Wacana itu muncul setelah Presiden Joko Widodo bertemu dengan delegasi Federation Internationale de Football Association (FIFA) dan The Asian Football Confederation (AFC), Senin (2/11/2015).

Teten menuturkan, FIFA memahami kebutuhan Indonesia untuk mereformasi persepakbolaannya. Karena itu, tim kecil yang dibentuk pemerintah akan terus berkomunikasi dengan FIFA.

"Presiden akan membentuk satu tim kecil untuk mencari solusi terbaik antara pemerintah Indonesia dan FIFA mengenai PSSI," kata Teten di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/11/2015).

Teten menyampaikan, tim kecil itu akan dibentuk oleh Presiden Jokowi. Meski demikian, saat ini ia mengaku belum dapat menjelaskan lebih jauh mengenai anggota tim yang direncanakan ittu.

"Tim ini akan dibentuk untuk mencari jalan keluar yang terbaik," ucapnya.

Di lokasi yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyampaikan bahwa FIFA ingin mencari tahu secara utuh kisruh persepakbolaan Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa FIFA terkejut saat mengetahui adanya indikasi pengaturan skor, judi bola, pembayaran gaji yang telat, dan tidak transparannya keuangan PSSI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tentu (hal itu) jadi catatan penting. Mereka sangat terkejut mendengar apa yang kami sampaikan," kata Imam.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.