Kompas.com - 01/11/2015, 08:47 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

ROMA, KOMPAS.com - Pelatih AS Roma, Rudi Garcia, menegaskan bahwa timnya tidak pantas kalah saat berhadapan dengan Inter Milan pada laga lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (31/10/2015).

Pada pertandingan tersebut, pasukan Serigala Ibu Kota takluk 0-1 dari Inter Milan. Gol semata wayang Inter diciptakan oleh gelandang asal Cile, Gary Medel, pada menit ke-31.

Kendati demikian, Garcia menilai para pemain AS Roma telah menunjukkan permainan yang bagus. Sayangnya, Garcia berpendapat bahwa penjaga gawang Inter Milan, Samir Handanovic, tampil dengan gemilang.

"Saya melihat pertandingan secara umum. Menurut saya kami tidak layak kalah. Sebagian orang mengatakan kami tidak menampilkan performa luar biasa, tetapi laga tadi adalah salah satu yang bagus," ujar Garcia seusai laga kepada Mediaset Premium.

"Kami tidak mampu menuntaskan peluang di depan gawang, tetapi jika bisa bermain seperti tadi, kami akan memenangi banyak laga. Handanovic adalah pemain terbaik laga dan hal itu sudah menjelaskan semuanya," kata Garcia.

Edin Dzeko yang dipasang di lini depan AS Roma tidak mampu mengonversi sejumlah peluang menjadi gol. Selain itu, Miralem Pjanic diusir oleh wasit karena menerima kartu kuning kedua. Meskipun demikian, Garcia masih optimistis dengan kemampuan para pemainnya.

"Dzeko perlu bermain lebih sering untuk meningkatkan kebugarannya. Kami bisa saja unggul pada laga tadi dan mampu mengubah jalannya laga. Setidaknya kami layak meraih hasil imbang karena kami menciptakan sejumlah peluang saat kami hanya bermain dengan 10 pemain," kata pelatih Prancis berusia 51 tahun tersebut.

Dengan kekalahan tersebut, AS Roma pun harus tergusur dari puncak klasemen Serie A. Namun, Garcia tidak peduli akan hal itu. Ia merasa perjuangan meraih Scudetto masih panjang.

"Saya tidak tertarik membicarakan hal itu (Scudetto). Saya melihat pertandingan hari ini sama seperti saat kami kalah dari Sampdoria (Serie A, 24 September 2015). Bahkan, saya kira kami bermain lebih baik saat melawan Inter," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian Saksi Mata di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Kesaksian Saksi Mata di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Liga Indonesia
Pele Prihatin dengan Tragedi Kanjuruhan, Kirim Pesan Cinta untuk Indonesia

Pele Prihatin dengan Tragedi Kanjuruhan, Kirim Pesan Cinta untuk Indonesia

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Shakhtar: Hasrat Los Blancos Tunjukkan Identitas Sebenarnya

Real Madrid Vs Shakhtar: Hasrat Los Blancos Tunjukkan Identitas Sebenarnya

Liga Champions
Iwan Bule Tolak Mundur dari Ketum PSSI, Singgung Tanggung Jawab

Iwan Bule Tolak Mundur dari Ketum PSSI, Singgung Tanggung Jawab

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Shakhtar: Ancelotti Tegaskan Pentingnya Gelar Juara Liga Champions bagi Los Blancos

Real Madrid Vs Shakhtar: Ancelotti Tegaskan Pentingnya Gelar Juara Liga Champions bagi Los Blancos

Liga Champions
Tragedi Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran dan Bahan Renungan

Tragedi Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran dan Bahan Renungan

Liga Indonesia
12 Orang dan Arema FC Sudah Dihukum atas Tragedi Kanjuruhan

12 Orang dan Arema FC Sudah Dihukum atas Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
BERITA FOTO - Gate 12 dan 13 Menjadi Saksi Bisu Tragedi Kanjuruhan

BERITA FOTO - Gate 12 dan 13 Menjadi Saksi Bisu Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Rencana Persib Bandung Selama Liga 1 2022-2023 Dihentikan

Rencana Persib Bandung Selama Liga 1 2022-2023 Dihentikan

Liga Indonesia
46 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Pemain Perancis Hilang Gigi

46 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Pemain Perancis Hilang Gigi

Internasional
Tragedi Kanjuruhan Jadi Momentum Damai Suporter, Hentikan Kebencian

Tragedi Kanjuruhan Jadi Momentum Damai Suporter, Hentikan Kebencian

Liga Indonesia
Sepakat Damai Suporter Persis-PSIM hingga Persija-Persib di Mandala Krida

Sepakat Damai Suporter Persis-PSIM hingga Persija-Persib di Mandala Krida

Sports
Inter Vs Barcelona: Menang atas Barca Itu Baru Permulaan

Inter Vs Barcelona: Menang atas Barca Itu Baru Permulaan

Sports
Update Tragedi Kanjuruhan: Alasan Pintu Tertutup, Sanksi Arema, hingga Hasil Rapat TGIPF

Update Tragedi Kanjuruhan: Alasan Pintu Tertutup, Sanksi Arema, hingga Hasil Rapat TGIPF

Liga Indonesia
Masa Depan Lionel Messi: Barca Ambil Ancang-ancang, PSG Siap Mengadang

Masa Depan Lionel Messi: Barca Ambil Ancang-ancang, PSG Siap Mengadang

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.