Kompas.com - 01/11/2015, 08:32 WIB
EditorAloysius Gonsaga AE

IKEBUKURO, Kompas.com - Sepak bola Jepang tengah merajut impian untuk menjadi yang terbaik di dunia. Perkembangan nan pesat pada kompetisi domestik, yang dikenal dengan sebutan J League, membuat Jepang berani memiliki mimpi itu, yang diharapkan bisa terwujud pada Piala Dunia 2050.

Demikian menurut  Chairman J League, Mitsuru Murai, dalam wawancara dengan Kompas.com, Jumat (30/10/2015), sehari menjelang final J League Yamazaki Nobisco Cup 2015 di Stadion Saitama 2002, yang mempertemukan juara bertahan Gamba Osaka dengan juara lima kali, Kashima Antlers (laga ini berakhir dengan skor 3-0 untuk Kashima).

"Proyek besar kami di sepak bola adalah juara Piala Dunia 2050. J League menjadi dasar untuk tim nasional dari pengalaman bermain di level internasional, termasuk mengundang klub-klub elite dunia untuk mengadakan uji coba," ujar Murai, yang mengaku semakin fokus mengembangkan kompetisi domestik setelah perhatian dunia kian tertuju kepada mereka selama dua tahun terakhir.

Memang, sejarah J League ikut memengaruhi grafik penampilan timnas Jepang, yang mendapat sebutan Samurai Blue alias Samurai Biru. Sejak J League secara resmi berdiri pada 1 November 1991 dan kick-off pada 15 Mei 1993, Jepang mulai disegani di kawasan Asia.

Samurai Biru pun untuk pertama kalinya berhasil tampil pada putaran final Piala Dunia 1998 di Perancis. Setelah itu, mereka terus mendapatkan tiket kompetisi paling bergengsi antarklub dunia tersebut, termasuk mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah (bersama dengan Korea Selatan) pada 2002.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.