Kompas.com - 29/10/2015, 07:29 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati
KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Portugal, Fernando Santos, menyebut Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang lebih berbahaya ketika beroperasi di sayap kiri. Ronaldo juga dianggap bukanlah sosok striker sejati.

Lantaran tak memiliki striker subur, Santos kerap memasang Ronaldo di lini depan. Dia sempat menempati posisi tersebut saat Portugal mengalahkan Denmark pada kualifikasi Piala Eropa 2016, 8 Oktober 2015.

"Akan tetapi, dia tidak pernah menjadi penyerang tengah atau nomor sembilan tradisional yang menunggu di kotak penalti. Dia juga bukan seorang pemain sayap klasik seperti Luis Figo. Ronaldo lebih berbahaya ketika memotong dari sektor sayap ke tengah," kata Santos.

Santos sendiri memiliki dua opsi taktik untuk timnya, yaitu 4-3-3 dan 4-4-2. Dengan skema 4-3-3, Ronaldo dianggap bisa beroperasi di barisan tiga pemain depan. Namun, dia dinilai tak mampu menempati posisi sayap dalam formasi 4-4-2.

"Ronaldo tidak bisa menjadi pemain sayap yang memiliki tugas bertahan. Dia menggunakan terlalu banyak energinya untuk menyerang, menjadi pemain terbaik dunia, dan mencetak gol paling banyak," tutur Santos.

Pada Piala Eropa 2016 nanti, Santos belum menentukan posisi yang tepat untuk Ronaldo. Dia mengaku masih mencocokkan potensi Ronaldo dengan karakter pemain lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AS
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.