Kompas.com - 15/10/2015, 20:38 WIB
Salah satu koreografi yang ditampilkan Bobotoh saat mendukung Persib Bandung melawan tamunya Pusamania Borneo FC pada semifinal kedua Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2015). Herka Yanis Pangaribowo/BOLASalah satu koreografi yang ditampilkan Bobotoh saat mendukung Persib Bandung melawan tamunya Pusamania Borneo FC pada semifinal kedua Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2015).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

JAKARTA, KOMPAS.com - Dirigen Viking, Yana Umar, menyatakan, pihaknya tidak menyiapkan koreografi saat berada di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk mendukung Persib Bandung melawan Sriwijaya FC pada final Piala Presiden 2015, Minggu (18/10/2015).

"Enggak ada karena mepet banget waktunya," kata Yana saat dihubungi Juara.net, Kamis (15/10/2015).

Yana menjelaskan, hingga Kamis malam sekitar 10.000 bobotoh telah mendaftar untuk menyaksikan laga final. Yana menyatakan bobotoh akan berusaha menjaga keamanan sesuai harapan pihak kepolisian.

"Kami nurut ajah seperti jangan bawa spanduk provokatif dan menyanyikan lagu bernada rasial. Kan saya dirigennya," tuturnya.

"Yang paling sulit adalah cerawat atau flare di stadion. Sudah dibilang jangan dibawa. Tapi tetap ajah dibawa," ujarnya.

Lebih jauh, Yana berjanji bahwa bobotoh akan menjaga ketertiban apapun yang diraih Persib pada laga nanti. "Niat kami hanya mau nonton," ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.