Tanpa 3 Pemain Pilar, Persib Bawa 20 Pemain ke Final Piala Presiden

Kompas.com - 15/10/2015, 19:29 WIB
Gelandang Persib Bandung, Hariono, diganjar kartu merah pada pertandingan semifinal kedua Piala Presiden 2015 melawan Mitra Kukar, di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (10/10/2015). Dok. PersibGelandang Persib Bandung, Hariono, diganjar kartu merah pada pertandingan semifinal kedua Piala Presiden 2015 melawan Mitra Kukar, di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (10/10/2015).
|
EditorErvan Hardoko

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung hanya akan membawa 20 pemain untuk melakoni laga final Piala Presiden 2015 kontra Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Minggu (18/10/2015).

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman mengungkapkan, Persib Bandung dipastikan tak diperkuat tiga pemain pilarnya yakni, M Ridwan, Hariono dan Tantan. M Ridwan harus absen lantaran masih berkutat dengan cedera telapak kaki. Kondisi serupa juga dialami Tantan yang mengalami cedera pada lututnya.

'Maung Bandung' juga harus kehilangan gelandang bertahan Hariono lantaran akumulasi kartu kuning. "Hariono itu tidak masuk susunan pemain. Fix (Hariono) tidak bisa main ada keputusan dari Mahaka. Kita hanya punya sisa 20 pemain yang akan dibawa," kata Djadjang.

Pria yang akrab disapa Djanur itu mengaku tak khawatir meski tak diperkuat tiga pemain utamanya. menurut dia, masih banyak pemain yang mampu mengisi pos yang ditinggalkan. Sebelum ke Jakarta, Persib akan menjalani sekali latihan untuk mematangkan strategi dan mencari susunan pemain.

"Termasuk simulasi untuk menghadapi strategi yang akan diterapkan Sriwijaya. Tapi saya tidak akan gambarkan. Yang jelas kita sudah melakukan antisipasinya. Mudah-mudahan di pertandingan nanti taktik dan strategi yang kita terapkan selama ini berjalan dengan lancar," tambah Djanur.

Djanur juga meminta agar para pemainnya tak menganggap enteng lawan. "Saya sampaikan kepada pemain belum selesai permainan jangan katakan kita sudah menang. Anggapan seperti itu menganggap enteng lawan membuat under estimate kita harus fokus," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menilai, Sriwijaya merupakan tim yang cukup konsisten dalam Piala Presiden ini. Terlebih, tim yang berjuluk 'Laskar Wong Kito' itu kini diasuh pelatih sarat pengalaman, Benny Dollo. "Sriwijaya saat ini berbeda, materinya berbeda dari segi pencapaian mereka menunjukan progres. Tapi kekuatan di final itu saya pikir tidak jomplang, bisa dikatakan berimbang. Sama-sama punya peluang, tapi tidak bisa menyebut kita lebih diunggulkan kemudian kita bisa terbawa di luar lapangan," kata Djanur.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.