Kompas.com - 15/10/2015, 07:31 WIB
Ribuan bobotoh tumplek saat mengawal para pemain Persib Bandung yang baru saja tiba di Bandung dari Palembang. Ribuan bobotoh mengawal tim kesayangannya itu menuju mess Persib, Jalan Ahmad Yani, untuk beristirahat, Sabtu, (8/11/2014) KOMPAS.com/Rio KuswandiRibuan bobotoh tumplek saat mengawal para pemain Persib Bandung yang baru saja tiba di Bandung dari Palembang. Ribuan bobotoh mengawal tim kesayangannya itu menuju mess Persib, Jalan Ahmad Yani, untuk beristirahat, Sabtu, (8/11/2014)
|
EditorJalu Wisnu Wirajati
JAKARTA, KOMPAS.com - CEO Mahaka Sports and Entertainment, Hasani Abdul Gani, mengatakan bahwa panitia sudah mengalokasikan jumlah tiket bagi suporter Persib Bandung dan Sriwijaya FC, yang akan bertemu pada final Piala Presiden di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (18/10/2015).

Menurut Hasani, dari 70.000 tiket yang akan dijual, pendukung Persib mendapatkan jatah 30.000 tiket, sedangkan suporter Sriwijaya FC hanya sekitar 5.000.

Sempat dilanda ketidakpastian, akhirnya keluar keputusan bahwa partai puncak turnamen tersebut diselenggarakan di GBK. Pihak panitia beserta aparat keamanan pun siap menjaga ketertiban laga yang bakal menyedot perhatian itu.

Dapat dipastikan suporter Persib akan membanjiri GBK. Untuk mengantisipasi kemungkinan suporter yang tidak bisa masuk stadion, panitia telah menyiapkan empat hingga lima layar besar di luar stadion untuk menyiarkan secara langsung pertandingan final, sehingga mereka yang berada di luar bisa menikmati laga tersebut.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian, menyatakan bahwa para personelnya akan melakukan sweeping terhadap para suporter untuk menyita barang-barang berbahaya, seperti minuman keras, senjata tajam, kembang api, hingga sinar laser.

"Suporter Persib Bandung yang akan hadir sekitar 60.000 hingga 80.000 orang dari seluruh kabupaten di Jawa Barat. Hanya enam kabupaten yang tidak mengirimkan pendukung," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/10/2015).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.