Kompas.com - 04/09/2015, 13:34 WIB
Kapten Persipura Jayapura, Boaz Salossa terus mendapat pengawalan dari palang pintu Maziya S&R, Zhivko Dinev. Laga antara tuan rumah Persipura Jayapura menghadapi Maziya S&R berakhir imbang tanpa gol berkat penampilan disiplin pemain belakang tim tamu. alfian kartonoKapten Persipura Jayapura, Boaz Salossa terus mendapat pengawalan dari palang pintu Maziya S&R, Zhivko Dinev. Laga antara tuan rumah Persipura Jayapura menghadapi Maziya S&R berakhir imbang tanpa gol berkat penampilan disiplin pemain belakang tim tamu.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC), Iwan Setiawan, bakal memainkan Boaz Solossa sebagai starter pada pertandingan lanjutan Grup D Piala Presiden 2015 melawan Gresik United, di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Jumat (4/9/2015) sore.

"Saya lihat kondisi fisik Boaz tetap terjaga. Dia juga bisa adaptasi dengan tim," ujar Iwan kepada JUARA.net.

Iwan berencana memainkan Boaz sebagai penyerang lubang di belakang Jajang Mulyana. "Saya memberi kebebasan penuh kepada Boaz untuk unjuk kemampuan di Piala Presiden," kata Iwan.

Sementara itu, Boaz enggan berkomentar banyak soal dirinya yang bakal jadi sorotan pada pertandingan nanti. "Saya datang ke Makassar untuk bermain dan menikmati pertandingan," ungkap Boaz.

Boaz mengaku kondisi fisiknya memang tidak sebaik kala membela Persipura di Indonesia Super League (ISL) dan AFC Cup. Namun, bagi dia hal itu normal terjadi saat kompetisi vakum seperti sekarang.

Bagi PBFC, laga melawan GU jadi penentu langkah mereka ke babak delapan besar setelah pada pertandingan pertama mereka mengalahkan Persipasi Bandung Raya (PBR) dengan skor 2-0.

Situasi inilah yang membuat Iwan lebih fokus membenahi penyelesaian akhir skuatnya. "Kami membuang banyak peluang di laga perdana. Saya berharap kejadian ini tidak terulang," papar Iwan.

Dari kubu GU, pelatih Liestiadi mengaku optimistis skuatnya bisa memetik tiga poin atas PBFC. Di mata eks asisten pelatih timnas ini, materi bintang bukan jaminan untuk meraih kemenangan.

"PBFC boleh disebut klub pengoleksi bintang setelah mendatangkan Boaz, tetapi, kondisi itu justru membuat pemain GU termotivasi untuk memburu kemenangan," tegas Liestiadi.

Menurut Liestiadi, secara teknis, timnya mulai menunjukkan perkembangan. "Tidak masalah soal teknik. Kekompakan tim pun tetap terjaga," katanya.

Baca tentang


Sumber Juara.net
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X