Tren Buruk Wakil Asia Tenggara, Defisit 35 Gol

Kompas.com - 04/09/2015, 05:31 WIB
Uni Emirat Arab menang 10-0 atas Malaysia, Kamis (3/9/2015). KARIM SAHIB/AFPUni Emirat Arab menang 10-0 atas Malaysia, Kamis (3/9/2015).
EditorJalu Wisnu Wirajati


KOMPAS.com
- Hasil buruk didapatkan wakil-wakil Asia Tenggara pada kualifikasi Piala AFC 2019 merangkap Pra-Piala Dunia 2018 yang dilangsungkan Kamis (3/9/2015). Dari 5 tim yang bertanding, gawang mereka kemasukan 35 gol tanpa sekali pun memasukkan bola ke gawang lawan.

Hasil terburuk didapatkan Malaysia. Di Grup A, Malaysia kalah 0-10 dari tuan rumah Uni Emirat Arab. Pada babak pertama saja, mereka sudah kemasukan 7 gol oleh tembakan-tembakan dari Moh. Salem Al Enezi (16'), Ahmad Ali Al Abri (22', 33'), Ahmed Khalil (24', 29'), Habib Fardan (25'), dan Moh. Ahmad (37').

Tiga gol tambahan dibukukan UEA pada babak kedua lewat aksi Ahmed Khalil (70', 78') dan Al Abri (76'). Malaysia kalah 0-10 dan kian terpaku sebagai juru kunci Grup A.

Hal menarik dari laga ini adalah pelatih Malaysia, Dollah Saleh, memakai tiga kiper selama 90 menit pertandingan. Namun, tak satu pun dari Khairul Fahmi Che Mat, Zamir Selamat  dan Khairul Azhan Khalid mencatat clean sheet. 

Nasib serupa dialami Timor Leste di Grup A. Mereka kalah 0-7 saat bertandang ke Arab Saudi. Akan tetapi, Timor Leste masih bernasib lebih baik lantaran selisih golnya "cuma" minus 8 (1-9). Bandingkan dengan Malaysia yang sama-sama mengoleksi satu poin tapi minus 16 (1-17) gol.

Dari Grup G, kenahasan dialami dua wakil Asia Tenggara lain. Laos dibantai 0-8 di Korea Selatan, adapun Myanmar takluk 0-9 dari tuan rumah Kuwait. Seperti halnya Malaysia dan Timor Leste, Myanmar dan Laos juga berada di posisi dua terbawah klasemen dengan raihan 1 poin.

Satu-satunya wakil Asia Tenggara yang mencatatkan hasil "cukup baik" adalah Singapura. Mereka kalah 0-1 dari Suriah.

Sebenarnya, ada satu wakil Konfederasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) yang mencatat kemenangan telak 5-0 atas Bangladesh, Australia. Namun, Negeri Kanguru itu secara geografis tidak termasuk wilayah Asia Tenggara.

Pra-Piala Dunia 2018 ini oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) disatukan dengan kualifikasi Piala Asia 2019. Dua tim teratas tiap grup akan lolos ke fase ketiga Pra-Piala Dunia 2018 sekaligus lolos otomatis ke putaran final Piala Asia 2019. 

Sementara itu, Thailand tidak memainkan laga kualifikasi pada Kamis kemarin. Negeri Gajah Putih, yang sedianya tergabung dengan Indonesia di Grup F, memainkan laga persahabatan melawan Afghanistan dan menang 2-0.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X