Kompas.com - 16/08/2015, 06:01 WIB
Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. AFP PHOTO / BEN STANSALLManajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.
EditorOkky Herman Dilaga

LONDON, KOMPAS.com - Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, kecewa dengan hasil imbang yang diraih pasukannya saat menjamu Stoke City di White Hart Lane, London, Sabtu (15/8/2015). Tottenham dan Stoke berbagi skor 2-2.

Dalam pertandingan tersebut, Tottenham sebenarnya sudah unggul dua gol pada babak pertama. Eric Dier dan Nacer Chadli membawa Tottenham memimpin masing-masing pada menit ke-19 dan ke-45+2.

Akan tetapi, kemenangan Tottenham yang sudah di depan mata harus sirna karena tim tamu sukses menyamakan skor pada babak kedua. Diawali penalti sempurna Marko Arnautovic pada menit ke-78, Stoke akhirnya bisa mencuri satu poin setelah Mame Biram Diouf mencetak gol pada menit ke-83.

"Hasil imbang itu seperti sebuah kekalahan. Kami butuh meningkatkan permainan. Setelah penalti Arnautovic, kami sedikit mengendur dan ini yang perlu kami benahi," kata Pochettino seusai pertandingan.

"Sebelum penalti itu, kami jelas menguasai pertandingan dan memiliki beberapa peluang mencetak gol. Namun, setelah penalti, kami membiarkan lawan mendapat kesempatan menyamakan skor menjadi 2-2. Sebuah perasaan yang buruk, namun inilah sepak bola," lanjut Pochettino.

Hasil ini membuat Tottenham dan juga Stoke baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan Premier League. Pada laga sebelumnya, kedua tim menelan kekalahan. Pekan berikutnya, Tottenham akan menghadapi Leicester City di Stadion King Power, Leicester, Sabtu (22/8/2015).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Soccerway
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASEAN Para Games 2022 Resmi Digelar di Solo, Gibran Rakabuming Jadi Ketua Panitia

ASEAN Para Games 2022 Resmi Digelar di Solo, Gibran Rakabuming Jadi Ketua Panitia

Sports
Sarana dan Prasarana Masuk Dalam Pengembangan Atletik di Indonesia

Sarana dan Prasarana Masuk Dalam Pengembangan Atletik di Indonesia

Sports
Martial Menuju Sevilla, Jesse Lingard Tatap Pintu Keluar Man United?

Martial Menuju Sevilla, Jesse Lingard Tatap Pintu Keluar Man United?

Liga Inggris
SEA Games Hanoi 2021 Dapat Mitra Utama

SEA Games Hanoi 2021 Dapat Mitra Utama

Sports
Persib Vs Persikabo, Maung Bandung Fokus Asah Sistem Penyerangan

Persib Vs Persikabo, Maung Bandung Fokus Asah Sistem Penyerangan

Liga Indonesia
Ajang Berkuda Arkav Cup 2022 Memecahkan Rekor Peserta Terbanyak

Ajang Berkuda Arkav Cup 2022 Memecahkan Rekor Peserta Terbanyak

Liga Indonesia
Legenda Brasil Sebut Casemiro Gelandang Bertahan Terbaik di Dunia

Legenda Brasil Sebut Casemiro Gelandang Bertahan Terbaik di Dunia

Liga Spanyol
Ada “Murid Jahat” Mourinho di Balik Kejutan Gambia di Piala Afrika

Ada “Murid Jahat” Mourinho di Balik Kejutan Gambia di Piala Afrika

Internasional
Ini Fokus Pertama dan Utama Pengembangan Atletik di Indonesia

Ini Fokus Pertama dan Utama Pengembangan Atletik di Indonesia

Sports
Bintang Blasteran Thailand Akan Susul Chanathip Songkrasin ke Liga Jepang

Bintang Blasteran Thailand Akan Susul Chanathip Songkrasin ke Liga Jepang

Liga Lain
Piala Afrika 2021, Korban Tewas Akibat Kerusuhan di Stadion Bertambah

Piala Afrika 2021, Korban Tewas Akibat Kerusuhan di Stadion Bertambah

Internasional
Bonucci: Premier League Punya Ritme Lebih Tinggi Dibandingkan Serie A

Bonucci: Premier League Punya Ritme Lebih Tinggi Dibandingkan Serie A

Liga Italia
Diskriminasi di Piala Afrika, Hingga Muncul Anggapan Sadio Mane Tak Mungkin Cuci Celana Dalam Sendiri

Diskriminasi di Piala Afrika, Hingga Muncul Anggapan Sadio Mane Tak Mungkin Cuci Celana Dalam Sendiri

Internasional
Tujuan Khusus Malaysia Percayakan Wajah Baru Jelang Piala AFF U23 2022

Tujuan Khusus Malaysia Percayakan Wajah Baru Jelang Piala AFF U23 2022

Liga Indonesia
Ini 3 Fokus Utama Pengembangan Atletik di Indonesia

Ini 3 Fokus Utama Pengembangan Atletik di Indonesia

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.