Kompas.com - 07/08/2015, 18:46 WIB
Halaman depan surat kabar Uruguay edisi Kamis (25/6/2015) yang memperlihatkan pertandingan perempat final Copa America 2015, Rabu (24/6) antara Cile dan Uruguay. Tampak bek Cile Gonzalo Jara melakukan provokasi dengan mencolek pantat Cavani, yang membuat Cavani bereaksi mendorongnya. Ini berujung kartu merah untuk Cavani. AFP/MIGUEL ROJO Halaman depan surat kabar Uruguay edisi Kamis (25/6/2015) yang memperlihatkan pertandingan perempat final Copa America 2015, Rabu (24/6) antara Cile dan Uruguay. Tampak bek Cile Gonzalo Jara melakukan provokasi dengan mencolek pantat Cavani, yang membuat Cavani bereaksi mendorongnya. Ini berujung kartu merah untuk Cavani.
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com — Bek Cile, Gonzalo Jara, mengakui dirinya salah karena mencolek pantat Edinson Cavani dalam laga Copa America 2015 antara negaranya dan Uruguay. Namun, dia pun mengakui bahwa tindakan itu dilakukan karena mendapat provokasi dari striker Paris Saint-Germain tersebut.

Insiden ini terjadi saat kedua tim bertemu pada perempat final Copa America, Rabu (24/6/2015), tepatnya pada menit ke-60. Dalam laga di Santiago yang berakhir dengan skor 1-0 untuk Cile ini, Cavani mendorong Jara, yang lebih dulu mencoleknya.

Akting Jara pun membuat wasit tertipu karena, meskipun hanya mendapat dorongan ringan, dia jatuh seperti mendapat pukulan keras. Sang pengadil memberikan kartu kuning kedua kepada Cavani, yang berarti mantan pemain Napoli tersebut harus meninggalkan pertandingan.

Setelah investigasi dilakukan, Jara dinyatakan bersalah sehingga dia dihukum tak boleh bermain dalam dua pertandingan, dan tak bisa tampil pada sisa turnamen, yang akhirnya dimenangkan oleh Cile.

Soal insiden itu, pemain berusia 29 tahun tersebut mengakui dirinya salah. Akan tetapi, dia memiliki alasan bahwa ia melakukan hal itu karena mendapat provokasi dari Cavani.

"Tentu saja itu sebuah kesalahan," ujar Jara kepada Bild. "Itu merupakan hal yang tidak akan terjadi lagi!"

"Anda pasti hanya melihat apa yang aku lakukan. Aku tidak akan menceritakan penghinaan yang dilakukannya."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pada November nanti, Cile akan kembali melawan Uruguay. Mungkin nanti kami akan bicara."Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Goal
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuda-kuda dengan Salah Satu Kaki Berada di Depan

Kuda-kuda dengan Salah Satu Kaki Berada di Depan

Sports
Ballon d'Or 2021, Rindu untuk Maradona dan Bangga bagi Messi!

Ballon d'Or 2021, Rindu untuk Maradona dan Bangga bagi Messi!

Sports
Kualifikasi FIBA World Cup 2023, Timnas Basket Indonesia Tumbang dari Lebanon

Kualifikasi FIBA World Cup 2023, Timnas Basket Indonesia Tumbang dari Lebanon

Sports
Messi Ternyata Sempat Tak Yakin Menang Ballon d'Or 2021

Messi Ternyata Sempat Tak Yakin Menang Ballon d'Or 2021

Internasional
Jadwal Liga Italia Pekan Ini, Juventus Bisa Tersandung Lagi

Jadwal Liga Italia Pekan Ini, Juventus Bisa Tersandung Lagi

Liga Italia
Jelang BWF World Tour Finals, Pemain Top Dunia Ikut Charity for Bali

Jelang BWF World Tour Finals, Pemain Top Dunia Ikut Charity for Bali

Badminton
Lari Amal Ini untuk Penguatan Keluarga Rentan Terdampak Covid-19

Lari Amal Ini untuk Penguatan Keluarga Rentan Terdampak Covid-19

Sports
BWF World Tour Finals: Kisah Unik Yeremia Rambitan, Pernah Kebelet Saat Bertanding

BWF World Tour Finals: Kisah Unik Yeremia Rambitan, Pernah Kebelet Saat Bertanding

Badminton
Ballon d'Or 2021: Pedri Raih Kopa Trophy, Dominasi Perolehan Poin Pemain U21 Terbaik

Ballon d'Or 2021: Pedri Raih Kopa Trophy, Dominasi Perolehan Poin Pemain U21 Terbaik

Internasional
5 Besar Petarung MMA Indonesia di ONE Championship Tahun 2021

5 Besar Petarung MMA Indonesia di ONE Championship Tahun 2021

Sports
Ralf Rangnick Jadi Pelatih, Man United Tak Perlu Kejar Lawan sampai Toilet

Ralf Rangnick Jadi Pelatih, Man United Tak Perlu Kejar Lawan sampai Toilet

Liga Inggris
Kesal Kalah dari Wakil Jepang, Pramudya/Yeremia Ingin Revans di BWF World Tour Finals

Kesal Kalah dari Wakil Jepang, Pramudya/Yeremia Ingin Revans di BWF World Tour Finals

Badminton
Hasil Drawing BWF World Tour Finals 2021, Marcus/Kevin Segrup dengan Juara Olimpiade

Hasil Drawing BWF World Tour Finals 2021, Marcus/Kevin Segrup dengan Juara Olimpiade

Badminton
“Allegri Cuma Bagus jika Punya 20 Pemain Juara, Ibu Saya Juga Bisa…”

“Allegri Cuma Bagus jika Punya 20 Pemain Juara, Ibu Saya Juga Bisa…”

Liga Italia
Ballon d'Or 2021: Hasil Perolehan Poin Kiper Terbaik, Donnarumma Ungguli Mendy

Ballon d'Or 2021: Hasil Perolehan Poin Kiper Terbaik, Donnarumma Ungguli Mendy

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.