Kompas.com - 04/08/2015, 15:34 WIB
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com
 — Manajer Persib Bandung Umuh Muhtar mengaku keberatan dengan rencana PSSI terkait penyelenggaraan pertandingan Piala Proklamasi antara Persib Bandung dan Arema Malang pada 15 Agustus mendatang.

Umuh menilai, keputusan PSSI terlalu terburu-buru. Umuh mengatakan, jadwal Piala Proklamasi juga terlalu mepet. Pasalnya, Persib saat ini tengah melakukan persiapan menghadapi Arema Malang dalam laga persahabatan pada 11 Agustus 2015 mendatang.

"Harusnya PSSI jangan terlalu terburu-buru, kita kan ini sedang persiapan lawan Arema tanggal 11, kenapa harus ada Piala Proklamasi di tanggal 15. Terlalu mepet, tidak tepat waktu," kata Umuh saat dihubungi via telepon seluler, Selasa (4/8/2015).

Umuh berpendapat, seharusnya PSSI lebih fokus mempersiapkan Indonesia Super League.

"Harusnya PSSI jangan ada dulu event. Beresin dulu persiapan untuk liga. Jalankan dulu Piala Presiden. Kalau Piala Presiden sudah oke, sudah matang, tinggal dijalankan," ungkapnya.

Jika terealisasi, kemungkinan besar Persib Bandung gagal menggelar rangkaian uji coba dengan Bali United dan salah satu tim asal Semarang.

"Bali batal. Semarang kemungkinan jadi atau tidak," singkatnya.

Berdasar hasil rapat Komite Eksekutif PSSI, Senin (3/8/2015), Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan, menyatakan bahwa pihaknya bakal kembali menggulirkan Indonesia Super League (ISL) pada pekan ketiga Oktober 2015.

Selain kompetisi ISL, para peserta rapat juga memutuskan pelaksanaan beberapa turnamen lain, yakni kompetisi Divisi Utama yang akan dimulai pada minggu kedua November 2015, kompetisi Liga Nusantara mulai November 2015 atau Januari 2016, dan kompetisi kelompok umur yang dimulai pada Februari 2016.

"Kami juga akan menjalankan Piala Proklamasi pada 15 Agustus 2015 antara Arema dan Persib Bandung yang kemungkinan besar bakal dilaksanakan di Bandung," kata Hinca saat menggelar jumpa pers seusai mengikuti rapat Komite Eksekutif PSSI di Jakarta, Senin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.