Kompas.com - 23/07/2015, 00:12 WIB
EditorAloysius Gonsaga AE
JAKARTA, KOMPAS.com — PSSI mengungkap sosok Nasiruddin, WNI yang terlibat pengaturan skor (match fixing) pada SEA Games 2015 di Singapura. Ternyata, pria berusia 52 tahun tersebut merupakan mantan wasit sepak bola.

Nama Nasiruddin sontak menjadi sorotan akibat perbuatannya yang tidak terpuji itu. Hanya perlu waktu kurang dari dua bulan, Biro Investigasi Praktik Korupsi Singapura bisa mengungkap namanya sebagai orang yang terlibat pengaturan skor.

Menurut keterangan tim media PSSI di Jakarta, Rabu (22/7/2015), Nasiruddin adalah sosok yang akrab dengan persepakbolaan Indonesia. Dia pernah menjadi wasit Indonesia dari unifikasi PSSI 17 Maret 2013.

Keterlibatan Nasiruddin dalam praktik match fixing pada SEA Games 2015 ternyata bukan pertama kalinya. Sebab, pada SEA Games 1997 di Jakarta, dia juga terbukti beraksi. Kasus itu juga menyeret nama Djafar Umar yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Wasit PSSI pada 1998. Dia terbukti menerima suap dan dilarang aktif di sepak bola selama 20 tahun.

Nasiruddin pernah dihukum larangan berkecimpung dalam sepak bola Indonesia selama 10 tahun. Tetapi, ironisnya, mantan wasit tersebut kini terjerat yang kasus sama, dan oleh pengadilan Singapura divonis 30 bulan penjara.

Juru bicara PSSI, Tommy Welly, mengaku senang mendengar kabar pengungkapan kasus Nasiruddin itu. Dia mengapresiasi ketegasan penegak hukum Singapura yang langsung menindak, mengeksekusi, dan menjatuhkan hukuman bagi oknum pelaku pengaturan skor tanpa berlama-lama membiarkan hal itu menjadi isu di masyarakat.

Kasus yang menjerat Nasiruddin terjadi saat pertandingan babak penyisihan SEA Games 2015 di Singapura antara Malaysia dan Timor Leste pada 30 Mei. Nasiruddin bersekongkol dengan dua orang lain menyuap direktur teknik Timor Leste, Orlando Marques Henriques Mendes, agar kalah dari Malaysia. Imbalannya 11.000 dollar AS dan Malaysia menjadi pemenang dengan skor tipis 1-0.

"Singapura tidak memberi toleransi pada korupsi, dan pengaturan skor dalam bentuk apa pun tidak akan dimaafkan," demikian pernyataan CPIB seperti diberitakan AFP.

Kasus mantan wasit Indonesia yang divonis bersalah oleh pengadilan Singapura itu menambah daftar panjang permasalahan sepak bola Indonesia mengingat Indonesia saat ini masih mendapatkan sanksi dari FIFA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kritik Thomas Doll soal Kualitas Lapangan Latihan Persija di Samarinda

Kritik Thomas Doll soal Kualitas Lapangan Latihan Persija di Samarinda

Liga Indonesia
Praveen Cedera Pinggang, Pramel Lewatkan Malaysia Open 2022 dan Absen Panjang

Praveen Cedera Pinggang, Pramel Lewatkan Malaysia Open 2022 dan Absen Panjang

Badminton
Jadwal Piala Presiden 2022: RANS Nusantara Buru Tiket Sisa ke Perempat Final

Jadwal Piala Presiden 2022: RANS Nusantara Buru Tiket Sisa ke Perempat Final

Liga Indonesia
Penyebab Bali United Hancur Lebur di Tangan Wakil Kamboja Visakha FC

Penyebab Bali United Hancur Lebur di Tangan Wakil Kamboja Visakha FC

Liga Indonesia
RANS Nusantara Akan Bangun Ronaldinho Field, Tempat Latihan Pemain

RANS Nusantara Akan Bangun Ronaldinho Field, Tempat Latihan Pemain

Liga Indonesia
Alasan Bhayangkara FC Main Serius Saat Kalahkan Timnas U19 Indonesia

Alasan Bhayangkara FC Main Serius Saat Kalahkan Timnas U19 Indonesia

Liga Indonesia
Update Transfer Frenkie De Jong: Man United Temui Kemajuan

Update Transfer Frenkie De Jong: Man United Temui Kemajuan

Liga Inggris
32 Besar Malaysia Open 2022: Tersaji Indonesia Vs Malaysia, Gregoria Lawan Akane Yamaguchi

32 Besar Malaysia Open 2022: Tersaji Indonesia Vs Malaysia, Gregoria Lawan Akane Yamaguchi

Badminton
[POPULER BOLA] Wakil Malaysia Ingin Suasana Istora | Alasan Ronaldinho Cuma Main Sekali

[POPULER BOLA] Wakil Malaysia Ingin Suasana Istora | Alasan Ronaldinho Cuma Main Sekali

Badminton
Daftar Pemakai Nomor Punggung 17 di Bayern Muenchen, Sadio Mane Terbaru

Daftar Pemakai Nomor Punggung 17 di Bayern Muenchen, Sadio Mane Terbaru

Sports
Malaysia Open 2022, Merah Putih Mesti Move On dari Hasil Buruk di Istora

Malaysia Open 2022, Merah Putih Mesti Move On dari Hasil Buruk di Istora

Badminton
Ketika Pemain Timnas Voli 'Blusukan' ke Desa...

Ketika Pemain Timnas Voli "Blusukan" ke Desa...

Sports
Daftar Tim Lolos Perempat Final Piala Presiden 2022: PSS Masuk, Sisa Satu Slot

Daftar Tim Lolos Perempat Final Piala Presiden 2022: PSS Masuk, Sisa Satu Slot

Liga Indonesia
PSS Sleman Vs Dewa United, Polisi Amankan 18 Suporter

PSS Sleman Vs Dewa United, Polisi Amankan 18 Suporter

Sports
Jadwal Siaran Langsung Malaysia Open 2022, Anthony Ginting Main Hari Ini

Jadwal Siaran Langsung Malaysia Open 2022, Anthony Ginting Main Hari Ini

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.