Sterling Diejek, Nasri Sebut Suporter Bodoh

Kompas.com - 22/07/2015, 07:33 WIB
Gelandang Manchester City, Samir Nasri, seusai mencetak gol ke gawang AS Roma pada matchday keenam Grup E Liga Champions di Olimpico, Rabu (10/12/2014). AFPGelandang Manchester City, Samir Nasri, seusai mencetak gol ke gawang AS Roma pada matchday keenam Grup E Liga Champions di Olimpico, Rabu (10/12/2014).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

MELBOURNE, KOMPAS.com - Gelandang Manchester City, Samir Nasri, coba membela rekan anyarnya, Raheem Sterling. Nasri menilai, suporter Liverpool seharusnya memaklumi keputusan Sterling untuk hengkang.

Hubungan Sterling dan suporter Liverpool tak harmonis menjelang penutupan musim 2014-15. Pemain berusia 20 tahun ini mendapat cemoohan suporter pada peluncuran seragam dan acara penghargaan klub.

Sterling menegaskan predikatnya sebagai "musuh" suporter The Reds karena memilih berlabuh ke Etihad Stadium. Bahkan pada laga City kontra AS Roma, Selasa (21/7/2015), nada sinis terhadap Sterling terdengar di Stadion MBK, Melbourne.

"Kami tentu tak mengharapkan ini. Ini adalah laga AS Roma melawan Manchester City di Australia," kata Nasri.

"Selalu ada beberapa suporter bodoh di lapangan sepak bola. Ini juga terjadi saat aku meninggalkan Arsenal. Mereka seharusnya menghormati keputusan Sterling," tambah pemain berkebangsaan Perancis ini.

Predikat "musuh" suporter juga disandang Nasri. Ia dicap mata duitan karena menerima pinangan dengan tawaran gaji besar bersama City. "Jika meminta saran dan butuh masukan, ia bisa datang untuk bertanya kepadaku," tutur Nasri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X