Kompas.com - 19/06/2015, 03:02 WIB
|
EditorAry Wibowo

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Pelatih Boca Juniors, Rodolfo Arruabarrena, mengaku kagum dengan kualitas Carlos Tevez. Namun, ia menilai proses transfer Tevez ke Boca bisa terganjal lantaran masalah gaji.

Kepulangan Tevez ke Boca dikabarkan tinggal menunggu waktu. Apalagi, dua Direktur Juventus, Pavel Nedved dan Beppe Marotta, beberapa waktu lalu sudah "merestui" keinginan Tevez berkarier di Argentina.

"Mari nantikan apakah kesepakatan bisa tercapai. Dalam masalah ini kita membicarakan uang dalam jumlah yang banyak. Sampai kita akhirnya melihat Tevez dengan seragam Boca, saya tak akan berkomentar terlalu banyak," ungkap Arruabarrena.

"Jika ia datang, saya senang. Ia merupakan pemain yang sangat komplet. Itulah alasan di balik prestasinya selama ini," tambah Arruabarrena.

Juventus dilaporkan menuntut mahar sebesar 5 juta euro atau sekitar Rp 75 miliar untuk melepas Tevez. Sebagai alternatif, I Bianconeri bakal menerima pemain lain sebagai paket transfer.

Akan tetapi, masalah gaji Tevez ditengarai bisa jadi ganjalan untuk Boca. Maklum, bersama Juventus, striker berusia 31 tahun itu mendapat bayaran cukup besar, yakni 5,5 juta euro per musim.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.