Kompas.com - 04/06/2015, 19:30 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati


JAKARTA, KOMPAS.com
- Gelandang PSM Makassar, Ponaryo Astaman, dan bintang muda Persib Bandung, Dedi Kusnandar, memberikan kalimat penyemangat untuk para finalis nasional AQUA Danone Nations Cup (DNC) 2015 saat undian grup di Hotel JW Marriott, Jakarta, Kamis (4/6/2015). Menurut kedua pemain tersebut, sepak bola Indonesia bisa menaruh harapan besar pada perhelatan yang tak pernah putus digelar sejak 2003 ini.

Sekadar informasi, festival sepak bola ini melibatkan anak usia sepuluh hingga dua belas tahun. Total 16 finalis bakal bertanding di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, pada Sabtu (6/6/2015) hingga Minggu (7/6/2015).

Ponaryo mengaku bersemangat menantikan kiprah 16 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai penjuru Indonesia di Soemantri nanti. Ia turut memberi pesan kepada para atlet agar mengasah kemampuan dan mental di turnamen ini.

"Ketika bicara sepak bola Indonesia 10-20 tahun mendatang, lihatlah mereka. Adik-adik, janganlah berhenti bermimpi. Kalian adalah masa depan sepak bola Indonesia pada 20 tahun mendatang," kata Ponaryo.

Ucapan Ponaryo bukan sekadar isapan jempol. Pada 12 edisi sebelumnya, AQUA DNC sukses melahirkan sejumlah bintang. Sebut saja Phil Jones, Erik Lamela, Andik Vermansah, dan Evan Dimas. Keempat pemain tersebut sempat mengasah kemampuan di AQUA DNC.

Salah satu alumnus AQUA DNC yang kini membela Persib Bandung, Dedi Kusnandar, turut mengapresiasi turnamen ini. "Untuk kali pertama, mimpi saya tampil di level nasional terwujud berkat AQUA DNC," ucap Dedi, yang menembus final nasional bersama SSB Uni Bandung pada 2003.

Tak heran, Pemerintah turut menaruh harapan besar. Itu terlontar dari Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Djoko Pekik Irianto.

"Saya berharap, muncul Ponaryo Astaman lainnya. Semoga adik-adik di DNC juga bisa terus tampil di Piala Dunia 2022, 2026, atau 2030," tambah Djoko.

Nantinya, pemenang final nasional AQUA DNC 2015 bakal menjadi wakil Indonesia yang dikirim ke putaran final dunia di Maroko. Mantan pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago, ditunjuk untuk memimpin kontingen Indonesia di Maroko nanti.

Jacksen cukup optmistis. Pasalnya, Indonesia tampil cukup impresif pada edisi 2014 di Brasil dengan menempati peringkat tujuh.

"Itu adalah bukti sepak bola Indonesia sanggup. Anak-anak Indonesia sanggup melakukan itu," tutur Jacksen.

"Saya juga ucapkan kepada para finalis, 'Selamat bersenang-senang, bertanding, dan nikmatilah. Bravo sepak bola Indonesia'," tutupnya.

Berikut hasil undian grup putaran final nasional AQUA DNC 2015

Grup A
SSB K3 Asahat (Sumatera Utara)
SSB Damar Sakti (Bali)
SSB Citra Raya (Jawa Barat)
SSB 113 Enrekang (Sulawesi Selatan)

Grup B
SSB Bandung Legend Hijau (Jawa Barat)
SSB Campust Star (Sumatera Barat)
SSB Abadi Putra (Sulawesi Selatan)
SSB Mimika United (Papua)

Grup C
SSB Maehanu (Maluku)
SSB Batu Agung (Kalimantan Selatan)
SSB POP Solo (Jawa Tengah)
SSB Mandiri Selection Soccer School (DKI Jakarta)

Grup D
SSB Metro Kukusan Depok (DKI Jakarta)
SSB Putra Krung Mane (Aceh)
SSB Banteng Muda (Jawa Timur)\
SSB Tanjung Uma (Kepulauan Riau)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penampilan Baru Bek Persib Victor Igbonefo dengan Topengnya 

Penampilan Baru Bek Persib Victor Igbonefo dengan Topengnya 

Liga Indonesia
Final Indonesia International Series, Ikhsan Rumbay Banting Raket Usai Juara

Final Indonesia International Series, Ikhsan Rumbay Banting Raket Usai Juara

Badminton
Dimas Drajad, Penyerang Paket Komplet di Mata Djadjang Nurdjaman

Dimas Drajad, Penyerang Paket Komplet di Mata Djadjang Nurdjaman

Liga Indonesia
Final Indonesia International Series: Kejutan Tunggal Putri, Stephanie Widjaja Kalah

Final Indonesia International Series: Kejutan Tunggal Putri, Stephanie Widjaja Kalah

Badminton
Kata Quartararo soal Crash Bagnaia di MotoGP Jepang: Saya Tak Melihat Pecco, tetapi...

Kata Quartararo soal Crash Bagnaia di MotoGP Jepang: Saya Tak Melihat Pecco, tetapi...

Sports
Kilas Balik Piala Dunia 1954: Gelar Perdana Jerman, Keajaiban di Bern

Kilas Balik Piala Dunia 1954: Gelar Perdana Jerman, Keajaiban di Bern

Sports
Danau Toba Rally 2022: Ricardo Naik Podium, Sean Tampil Hebat

Danau Toba Rally 2022: Ricardo Naik Podium, Sean Tampil Hebat

Sports
Klasemen MotoGP 2022: Papan Atas Memanas, Setiap Balapan adalah Final!

Klasemen MotoGP 2022: Papan Atas Memanas, Setiap Balapan adalah Final!

Motogp
Eko/Ade Juara Indonesia International Series 2022, Ambisi Besar Eks Pelatnas

Eko/Ade Juara Indonesia International Series 2022, Ambisi Besar Eks Pelatnas

Sports
Final Indonesia International Series 2022: Unggulan 6 Berjaya di Sektor Ganda Putra

Final Indonesia International Series 2022: Unggulan 6 Berjaya di Sektor Ganda Putra

Badminton
Jack Miller Usai Menangi MotoGP Jepang 2022: Saya Menangis seperti Bayi

Jack Miller Usai Menangi MotoGP Jepang 2022: Saya Menangis seperti Bayi

Sports
Final Indonesia International Series 2022: Minggu Ceria untuk Dejan/Gloria

Final Indonesia International Series 2022: Minggu Ceria untuk Dejan/Gloria

Badminton
56 Hari Jelang Piala Dunia 2022, Lahirnya 'Tarian' Johan Cruyff

56 Hari Jelang Piala Dunia 2022, Lahirnya "Tarian" Johan Cruyff

Internasional
Getir Bagnaia di MotoGP Jepang 2022: Beri Tekanan, lalu Crash...

Getir Bagnaia di MotoGP Jepang 2022: Beri Tekanan, lalu Crash...

Motogp
Klasemen MotoGP 2022 Usai GP Jepang: Bencana Bagnaia, Quartararo Menjauh

Klasemen MotoGP 2022 Usai GP Jepang: Bencana Bagnaia, Quartararo Menjauh

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.