Kompas.com - 03/06/2015, 00:31 WIB
Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke. AFP PHOTO / KARIM JAAFARSekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke.
EditorAry Wibowo
ZURICH, KOMPAS.com - FIFA membantah Sekretaris Jenderal Jerome Valcke terlibat dalam skandal korupsi dengan nilai transaksi mencapai 10 juta dolar AS yang diungkap oleh Kejaksaan New York.

Menurut dokumen tuntutan penyidik Kejaksaan New York, pada 2008, seorang petinggi FIFA diduga telah mentransfer dana sebesar 10 juta dolar AS dari FIFA ke akun bank milik Jack Warner yang saat itu menjabat sebagai Presiden Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara dan Tengah (CONCACAF). Aliran transfer tersebut terbagi dalam tiga transaksi antara Januari dan Maret 2008.

Dalam dokumen tuntutan, Kejaksaan New York tidak menyebut siapa petinggi FIFA yang terlibat dalam skandal korupsi itu. Namun, menurut The New York Times, Valcke diduga kuat sebagai sosok yang dimaksud.

Kepala media Delia Fischer, melalui rilisnya kepada Press Association, mengatakan, FIFA hanya sebagai perantara antara Afrika Selatan, yang kala itu tengah bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010, dengan sebuah proyek untuk membantu diaspora Afrika di negara-negara Karibia.

Fischer mengaku FIFA memang memproses pembayaran dana 10 juta dolar AS dari Afrika Selatan kepada seorang pejabat sepak bola. Namun, menurut mereka Valcke tidak terlibat di dalamnya.

"Pembayaran sejumlah 10 juta dolar AS itu disahkan oleh kepala komite keuangan saat itu dan dieksekusi sesuai dengan aturan organisasi FIFA. FIFA tidak mengenakan beban apa pun sebagai hasil dari permohonan Afrika Selatan itu karena dana tersebut milik komite penyelenggara lokal," kata Fischer.

"Komite penyelenggara dan Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan juga telah mematuhi formalitas-formalitas tertentu bagi amandemen anggaran," lanjutnya.

Adapun saat melakukan jumpa pers di Zurich, Selasa (2/6/2015), Presiden FIFA Sepp Blatter resmi mengundurkan diri. Blatter mengatakan, FIFA akan segera menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih presiden baru.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.