Persis Solo Resmi Bubar

Kompas.com - 11/05/2015, 15:49 WIB
Suporter Persis Solo, Pasoepati. KOMPAS.COM/FERRIL DENNYSSuporter Persis Solo, Pasoepati.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAry Wibowo
SOLO, KOMPAS.com — Manajemen PT Persis Solo Saestu (PSS) resmi membubarkan Persis Solo sebagai dampak dari putusan penghentian kompetisi setelah PSSI dibekukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

PSSI menghentikan seluruh kompetisi di Indonesia setelah menggelar rapat Komite Eksekutif, Sabtu (2/5/2015). Kompetisi dihentikan karena kondisi force majeure setelah PSSI menilai programnya tidak didukung oleh pemerintah.

"Realistis saja, kami tidak ada pemasukan karena tidak ada pertandingan. Terus bagaimana kami bisa menggaji pemain? Uang dari mana? Ya terpaksa Persis Solo kami bubarkan," ujar Paulus Haryoto, CEO PT Persis Solo Saestu.

Meski dibubarkan, Paulus memastikan, klubnya bakal tetap membayar gaji pelatih dan pemainnya untuk periode April dan Mei. Namun, pihak manajemen Persis hanya sanggup membayar gaji pemain yang sudah dikontrak pada musim tahun ini sebesar setengah dari gajinya.

Pemain sayap Persis Solo, Andrid Wibowo, saat dimintai konfirmasi soal pembubaran Persis Solo, mengaku pasrah dengan keputusan pihak manajemen. Menurut Andrid, dirinya hanya bisa pasrah menerima 50 persen gaji pada bulan ini.

"Nanti kurangnya akan dibayar jika ada kegiatan turnamen. Sekarang aku hanya fokus latihan sendiri saja dengan pemain-pemain lainnya agar kondisi fisik kami bisa tetap prima," kata Andrid.

Baca tentang


Sumber Antara
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X