Kompas.com - 04/05/2015, 08:23 WIB
Penulis Ary Wibowo
|
EditorJalu Wisnu Wirajati
MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, menilai timnya kurang kreativitas ketika bermain imbang tanpa gol dengan Chievo pada laga lanjutan Serie-A di Giuseppe Meazza, Minggu (3/5/2015).

Inter mampu tampil dominan di pertandingan tersebut. Akan tetapi, Mauro Icardi dan kawan-kawan terlihat kesulitan membongkar pertahanan tim tamu yang tampil cukup disiplin sepanjang laga.

Menurut catatan Lega Serie-A, sepanjang pertandingan, Inter melepaskan lima tembakan akurat dari 25 usaha, dengan penguasaan bola 65 persen, sementara Chievo melepaskan lima tembakan akurat dari 11 percobaan.

"Melawan tim yang bertahan sangat baik, jika Anda tidak bisa memecah kebuntuan, pertandingan akan berjalan sulit. Kami kecewa tidak berhasil memenangi laga ini," ujar Mancini seusai laga.

"Kami kurang kreatif karena kami hanya empat kali menembak tepat ke arah gawang dari 24 kali percobaan. Chievo bertahan hingga akhir dan satu-satunya hal yang tidak tepat adalah kami gagal mencetak gol."

"Pada pertandingan seperti ini Anda butuh pemain-pemain bertalenta untuk memecah kebuntuan. Kami kecewa karena seharusnya bisa masuk ke enam besar hari ini. Namun, peluang itu masih terbuka," kata Mancini.

Inter sementara menduduki peringkat kedelapan klasemen Serie-A dengan poin 49 dari 34 pertandingan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Goal


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Penetapan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Kronologi Penetapan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Sports
Jadwal Omonia Vs Man United, Kesempatan Martial Kembali Jadi Starter

Jadwal Omonia Vs Man United, Kesempatan Martial Kembali Jadi Starter

Liga Lain
Alasan Dirut PT LIB Jadi Tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan

Alasan Dirut PT LIB Jadi Tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Sesal dan Pandangan Gelandang Persib Marc Klok Atas Tragedi Kanjuruhan

Sesal dan Pandangan Gelandang Persib Marc Klok Atas Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
BREAKING NEWS: Daftar Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Total Ada 6

BREAKING NEWS: Daftar Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Total Ada 6

Liga Indonesia
Omonia Vs Man United: Ronaldo dan Pesta Gol ke Gawang Tim Siprus

Omonia Vs Man United: Ronaldo dan Pesta Gol ke Gawang Tim Siprus

Liga Lain
BREAKING NEWS - Dirut PT LIB dan Panpel Arema Tersangka Tragedi Kanjuruhan

BREAKING NEWS - Dirut PT LIB dan Panpel Arema Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Sports
TGIPF Bergerak: Temui Pihak Terkait Tragedi Kanjuruhan dan Buka Akses Informasi

TGIPF Bergerak: Temui Pihak Terkait Tragedi Kanjuruhan dan Buka Akses Informasi

Liga Indonesia
Pesan Damai Usai Tragedi Kanjuruhan, 'Mataram Is Love' untuk Stadion Manahan

Pesan Damai Usai Tragedi Kanjuruhan, "Mataram Is Love" untuk Stadion Manahan

Sports
Tragedi Kanjuruhan: Isi Pembicaraan Jokowi dan FIFA, Tak Bahas Sanksi buat Indonesia

Tragedi Kanjuruhan: Isi Pembicaraan Jokowi dan FIFA, Tak Bahas Sanksi buat Indonesia

Liga Indonesia
Sambangi Stadion Kanjuruhan, Pentolan Bonek Utamakan Saling Hormat Sebelum Perdamaian

Sambangi Stadion Kanjuruhan, Pentolan Bonek Utamakan Saling Hormat Sebelum Perdamaian

Liga Indonesia
Silang Pendapat di PSSI soal Tragedi Kanjuruhan

Silang Pendapat di PSSI soal Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Ambisi Eks Klub Irfan Bachdim ke Final Piala Kaisar Jepang

Ambisi Eks Klub Irfan Bachdim ke Final Piala Kaisar Jepang

Liga Indonesia
Kilas Balik Piala Dunia 1978: Argentina Juara di Tengah Kontroversi

Kilas Balik Piala Dunia 1978: Argentina Juara di Tengah Kontroversi

Sports
Madrid vs Shakhtar, Ancelotti: Pemain Seharusnya Tidak Cepat Puas

Madrid vs Shakhtar, Ancelotti: Pemain Seharusnya Tidak Cepat Puas

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.