Kompas.com - 23/04/2015, 20:08 WIB
Osas Saha, ketika masih berseragam Semen Padang, dan merayakan gol ke gawang Persela Lamongan pada laga babak 8 besar Indonesia Super League di Stadion Haji Agus Salim Padang, Sumbar, Minggu (12/10/2014). Dok. Liga IndonesiaOsas Saha, ketika masih berseragam Semen Padang, dan merayakan gol ke gawang Persela Lamongan pada laga babak 8 besar Indonesia Super League di Stadion Haji Agus Salim Padang, Sumbar, Minggu (12/10/2014).
|
EditorAry Wibowo

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur dikabarkan tidak menurunkan izin pertandingan untuk dua laga Indonesia Super League (ISL) antara Persela Lamongan kontra Semen Padang pada Sabtu (25/4/2015), dan Persegres Gresik United melawan PSM Makassar, Minggu (26/4/2015).

Langkah Polda Jawa Timur itu mengacu terhadap surat yang dikirimkan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, Kamis (23/4/2015). Surat tersebut merupakan lanjutan dari sikap Menpora yang tidak mengakui kepengurusan PSSI.

"Info yang saya dapat, kabar dari Polda Jatim terkait larangan pertandingan itu merupakan TR (Telegram Rahasia) dari Mabes Polri, dan info yang sama juga didapat beberapa klub," beber Sekretaris Persegres, Hendri Febry.

"Kami baru saja mendapatkan informasi dari Polda Jatim, mereka tidak memberikan izin laga Persegres melawan PSM pada Minggu besok. Ini berarti semua laga Liga Indonesia yang digelar di Jatim juga dilarang," lanjutya.

Sementara itu, Humas Persela, Arief Bachtiar, menambahkan, "Kami juga mendapat konfirmasi dari Polda Jatim terkait larangan pertandingan Persela melawan Semen Padang pada Sabtu besok di Stadion Surajaya."

Adapun, saat dihubungi Kompas.com, pelatih Semen Padang, Nilmaizar, mengungkapkan, timnya sudah berada di Lamongan hari ini untuk mempersiapkan pertandingan melawan Persela. Ia mengaku tidak tahu perihal surat dari Menpora.

Pun halnya dengan Arema Indonesia yang dikabarkan sudah tiba di Malang untuk menghadapi PBR pada Sabtu mendatang. Akan tetapi, ketika ditanya perihal izin pertandingan dari kepolisian, pelatih PBR, Dejan Antonic, mengatakan, "Soal itu, saya tidak tahu."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.