Kompas.com - 23/04/2015, 16:40 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA TRIBUN NEWS / DANY PERMANAMenteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA
|
EditorJalu Wisnu Wirajati
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, telah mengirim surat kepada Kepolisian agar tidak memberi izin menggelar pertandingan Indonesia Super League. Surat ini merupakan lanjutan dari sikap Menpora yang tidak mengakui kepengurusan PSSI.

Sekadar informasi, PSSI bakal melanjutkan kompetisi yang sempat tertunda, untuk kembali bergulir pada Sabtu (25/4/2015).

Akan tetapi, niatan itu terganjal lantaran Surat Keputusan Menpora pada Jumat (17/4/2015), yang menyatakan tidak mengakui kepengurusan PSSI yang ditetapkan di Kongres Luar Biasa, Sabtu (18/4/2015). Pasalnya, tugas-tugas PSSI, termasuk menjalankan kompetisi, bakal dilimpahkan ke tim transisi.

"Meminta kepada seluruh jajaran pemerintah di tingkat pusat dan daerah, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia, tidak dapat lagi memberikan pelayanan dan fasilitas kepada pengurus PSSI dan seluruh kegiatan keolahragaannya sampai dengan terpilih kepengurusan PSSI yang kompeten sesuai dengan mekanisme organisasi dan statuta FIFA," bunyi surat bernomor 01386/Menpora/IV/2015 ini.

Surat ini ditembuskan kepada Wakil Presiden RI, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sekretaris Kabinet, ketua umum KONI dan KOI.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X