Kompas.com - 27/03/2015, 21:37 WIB
Bek Persipura Jayapura, Bio Paulin Ferril DennysBek Persipura Jayapura, Bio Paulin
EditorAloysius Gonsaga AE
JAYAPURA, Kompas.com - Mantan pelatih Perseru Serui Robby Maruanaya menilai dengan naturalisasinya Bio Paulin Pierre menjadi WNI, maka Persipura Jayapura memiliki sejumlah pilihan pemain belakang untuk memuluskan ambisi meraih juara Indonesia Super League (ISL) 2015.

"Naturalisasi Bio, secara tegas, membuat pelatih Osvaldo Lessa mempunyai stok pemain belakang yang cukup," kata Robby di Kota Jayapura, Papua, Jumat (27/3/2015).

Menurut dia, Bio akan menjadi pilihan utama tiap kali tim peraih empat juara liga itu bermain, baik di ISL atau pun di Piala AFC 2015.

"Selain Bio, di lini belakang Persipura ada Ricardo Salampessy, Dominggus Fakdawer, Andri Ibo, Fandri Imbiri, Yohanis Tjoe, Yustinus Pae dan sejumlah pemain muda lainnya," katanya.

Mengenai isu naturalisasi akan memperkecil peluang pemain asli Indonesia untuk bermain di Timnas Indonesia, Robby yang pernah bermain untuk Timnas pada 1980-an itu mengatakan tidak demikian.

"Saya pikir itu lebih baik (naturalisasi), karena pemain-pemain lokal kita belum punya karakter rasa memiliki negara kita. Tidak seperti masa 1970-an hingga 1980-an, para pemain begitu bangga untuk bermain dengan kostum Garuda, saat ini saya nilai rasa nasionanalis masih kurang, karena bermain kurang ngotot untuk capai prestasi," katanya.

Pada masanya, lanjut Robby, pemain timnas memiliki rasa bangga, rasa nasionalis, berlomba-lomba untuk menggunakan kaos merah-putih. Tetapi dengan adanya naturalisasi, ini bisa memberikan efek positif lainnya dengan harapan banyak ilmu yang ditransfer oleh pemain-pemain asing yang menjadi WNI.

"Saat masih bermain dulu, saya bangga sekali memakai kostum merah-putih, bangga menjadi pemain pilihan, sehingga semua porsi latihan selalu diikuti dengan ketat, berlomba-lomba jadi yang terbaik," ujarnya.

Untuk itu, Robby menegaskan bahwa pemain naturalisasi sudah pasti mempunyai nilai lebih, mempunyai ciri khas permainan tersendiri, dan sudah sepantasnya pemain-pemain lokal menimba ilmu dari gaya permainan mereka.

"Saya bukan mengkerdilkan pemain kita, tetapi ingin memberikan pendapat lain, nilai lain. Bahwa yang kita bela adalah bangsa dan negara, merah-putih. Jadi, hilangkan rasa minder, rasa tidak pantas, tapi tunjukkan skill dan permainan di lapangan hijau, bahwa saya pantas gunakan jersey Timnas," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Sejarah di Balik Keberhasilan Real Madrid Raih Gelar Juara Piala Super Spanyol

3 Sejarah di Balik Keberhasilan Real Madrid Raih Gelar Juara Piala Super Spanyol

Liga Spanyol
Apa Itu The Best FIFA Football Awards?

Apa Itu The Best FIFA Football Awards?

Sports
Hasil dan Klasemen Liga Italia: Nani Cetak Assist Kilat, Tren Kemenangan Inter Terhenti

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Nani Cetak Assist Kilat, Tren Kemenangan Inter Terhenti

Liga Italia
Timnas Indonesia Berpotensi Lawan Timor Leste dalam 2 Laga FIFA Matchday di Bali

Timnas Indonesia Berpotensi Lawan Timor Leste dalam 2 Laga FIFA Matchday di Bali

Liga Indonesia
India Open 2022: Ganda Putra India Singgung Marcus/Kevin

India Open 2022: Ganda Putra India Singgung Marcus/Kevin

Badminton
VIDEO - Aksi Heroik Courtois Gagalkan Penalti di Final Piala Super Spanyol

VIDEO - Aksi Heroik Courtois Gagalkan Penalti di Final Piala Super Spanyol

Liga Spanyol
Polemik Isu Pencoretan Praveen/Melati, Apa Kata Ketum dan Kabid Binpres PBSI?

Polemik Isu Pencoretan Praveen/Melati, Apa Kata Ketum dan Kabid Binpres PBSI?

Badminton
Hasil Atalanta Vs Inter Milan: Nerazzurri Curi 1 Poin di Markas La Dea

Hasil Atalanta Vs Inter Milan: Nerazzurri Curi 1 Poin di Markas La Dea

Liga Italia
Novak Djokovic dan Australian Open: Diawali Keriuhan, Berhias Harapan, Ditutup Kecewa

Novak Djokovic dan Australian Open: Diawali Keriuhan, Berhias Harapan, Ditutup Kecewa

Sports
Beto Goncalves Jadi Korban Penjambretan di Bali

Beto Goncalves Jadi Korban Penjambretan di Bali

Liga Indonesia
Babak Pertama Atalanta Vs Inter Milan: Alexis Sanchez Buang Peluang, Skor Imbang

Babak Pertama Atalanta Vs Inter Milan: Alexis Sanchez Buang Peluang, Skor Imbang

Liga Italia
Ahsan/Hendra Akui Lawan Lebih Berani sehingga Mereka Gagal Juara India Open 2022

Ahsan/Hendra Akui Lawan Lebih Berani sehingga Mereka Gagal Juara India Open 2022

Badminton
Bungkam Athletic Bilbao 2-0, Real Madrid Juara Piala Super Spanyol!

Bungkam Athletic Bilbao 2-0, Real Madrid Juara Piala Super Spanyol!

Liga Spanyol
HT Athletic Bilbao Vs Real Madrid - Modric Ukir Sejarah, Los Blancos Unggul 1-0

HT Athletic Bilbao Vs Real Madrid - Modric Ukir Sejarah, Los Blancos Unggul 1-0

Liga Spanyol
Link Live Streaming Atalanta Vs Inter Milan, Kickoff 02.45 WIB

Link Live Streaming Atalanta Vs Inter Milan, Kickoff 02.45 WIB

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.