Kompas.com - 21/03/2015, 16:19 WIB
Gelandang Persija Jakarta, Stefano Lilipaly (tengah). Ferril DennysGelandang Persija Jakarta, Stefano Lilipaly (tengah).
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com — Gelandang naturalisasi asal Belanda, Stefano Lilipaly, meminta izin kepada pelatih Rahmad Darmawan untuk menjenguk neneknya di Belanda yang tengah dalam kondisi kritis.

Dalam pemusatan latihan yang digelar pada Sabtu (21/3/2015) pagi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, pemain berusia 25 tahun itu tampak hadir, tetapi tidak bergabung dengan rekan-rekannya. Dia tak mendapat izin dari pelatih untuk bergabung dalam latihan.

"Stefano sebetulnya dia dalam situasi yang mungkin terdesak ingin pulang ke Belanda. Neneknya sedang kritis. Tadi malam dia juga tidak tidur," tutur RD seusai memimpin latihan.

"Makanya, tadi malam dia telepon saya terus dan dia berusaha menghubungi ke Belanda," katanya.

RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan, mengatakan, eks pemain Liga Jepang itu sebenarnya ingin bergabung mengikuti latihan, tetapi RD enggan mengizinkannya lantaran mentalnya sedang tidak stabil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X