Kompas.com - 18/03/2015, 22:24 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo

BARCELONA, KOMPAS.com — Barcelona akan melawan Manchester City pada pertandingan leg kedua perdelapan final Liga Champions, Rabu atau Kamis (18/3/2015) dini hari WIB. 

Tugas City di Camp Nou tidaklah ringan. Selain membutuhkan kemenangan untuk meraih tiket perempat final setelah menelan kekalahan 1-2 pada leg pertama perdelapan final Liga Champions, The Citizens juga harus melawan sejarah keperkasaan Barca kala melawan tim asal Inggris di Camp Nou. 

Betapa tidak, Barca mengoleksi 10 kemenangan, 9 hasil imbang, dan hanya sekali kalah dalam 20 pertandingan melawan tim Inggris. Praktis, baru Liverpool yang mampu mengalahkan Barcelona di kandangnya sendiri.

Saat itu, El Barca takluk 1-2 dari Liverpool pada leg pertama perdelapan final Liga Champions pada 21 Februari 2007. Meski Barca unggul lebih dulu melalui gol Deco, Liverpool bangkit meraih kemenangan berkat gol Craig Bellamy dan John Arne Riise.

Barca mampu membalas kekalahan tersebut dengan mengalahkan Liverpool di Anfield melalui gol tunggal Gudjohnsen. Kemenangan tersebut sia-sia karena Barca kalah agresivitas gol tandang sehingga mereka tidak lolos ke perempat final.    

Berikut catatan Barca saat melawan tim Inggris:

1. 10 Februari 1960 (1959-1969), Barcelona 4-0 Wolverhampton

2. 23 April 1975 (1974-1975), Barcelona 1-1 Leeds United

3. 2 November 1994 (1994-1995), Barcelona 4-0 Manchester United

4. 26 November 1997 (1997-1998), Barcelona 1-0 Newcastle United

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Dunia 2022, Bahkan hingga Maradona Meninggal, Argentina Belum Pernah Lagi Juara

Piala Dunia 2022, Bahkan hingga Maradona Meninggal, Argentina Belum Pernah Lagi Juara

Internasional
Piala Dunia 2022, Bubarnya Generasi Emas Belgia

Piala Dunia 2022, Bubarnya Generasi Emas Belgia

Internasional
Alasan Persita Tangerang Dapat 2 Penghargaan

Alasan Persita Tangerang Dapat 2 Penghargaan

Liga Indonesia
Piala Dunia 2022, 1 Laga Ini Berbau Politik

Piala Dunia 2022, 1 Laga Ini Berbau Politik

Internasional
Alasan PT LIB Revisi Jadwal Pertandingan Persebaya

Alasan PT LIB Revisi Jadwal Pertandingan Persebaya

Liga Indonesia
Ambisi Brasil di Piala Dunia 2022

Ambisi Brasil di Piala Dunia 2022

Internasional
Kesenangan-Ketidakpuasan Rexy Mainaky kepada Pencapaian Malaysia di Commonwealth Games 2022

Kesenangan-Ketidakpuasan Rexy Mainaky kepada Pencapaian Malaysia di Commonwealth Games 2022

Badminton
Tim Top Pun Ada 4 di Piala Dunia 2022

Tim Top Pun Ada 4 di Piala Dunia 2022

Internasional
2022, Persita Tangerang Jualan NFT

2022, Persita Tangerang Jualan NFT

Liga Indonesia
Langkah-langkah Passing Atas dalam Bola Voli

Langkah-langkah Passing Atas dalam Bola Voli

Sports
Kolaborasi IBL dengan Meta lewat Fitur Reels di Instagram

Kolaborasi IBL dengan Meta lewat Fitur Reels di Instagram

Sports
Serba 4 di Piala Dunia 2022

Serba 4 di Piala Dunia 2022

Internasional
Man United Berhenti Kejar Arnautovic, Kemenangan untuk Fan

Man United Berhenti Kejar Arnautovic, Kemenangan untuk Fan

Liga Inggris
Semifinal Piala AFF U16 2022: Timnas Indonesia Mata-matai Permainan Skuad Militan Myanmar

Semifinal Piala AFF U16 2022: Timnas Indonesia Mata-matai Permainan Skuad Militan Myanmar

Liga Indonesia
Piala Dunia 2022, Simak 4 Laga Menarik Ini

Piala Dunia 2022, Simak 4 Laga Menarik Ini

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.