Kompas.com - 16/03/2015, 20:14 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Liga Indonesia, selaku operator kompetisi Indonesia Super League (ISL), menggelar pertemuan dengan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), untuk membahas proses kelengkapan dokumen tim peserta ISL 2015. Pertemuan tersebut digelar di kawasan Episentrum, Rasuna Kuningan, Jakarta, Senin (16/3/2015).

Dikutip dari situs resmi Liga Indonesia, CEO Liga Indonesia Joko Driyono menjelaskan, pihaknya akan terus mendorong agar peserta ISL melengkapi syarat sehingga ISL bisa bergulir seusai rencana pada 4 April 2015.

"Ada masa-masa krusial menjelang kick-off yang kami jadwalkan yaitu Liga Indonesia dan BOPI akhirnya bertemu secara fisik. Kami mendapat beberapa poin kesimpulan dari pertemuan ini," kata Joko.

"Apa yang bisa dijanjikan Liga? Yang bisa saya katakan adalah kami akan bekerja keras, hanya itu yang bisa saya katakan sekarang," lanjutnya.

Sementara itu Ketua BOPI, Noor Aman, mengatakan proses verifikasi ini termasuk mempersatukan data yang ada, bagaimana caranya saling melengkapi, sebelum 4 April.

"Dalam pertemuan ini kami saling bertukar data, satu persatu klub akan dibahas. Mana yang kurang dari kategori A, B, dan C. Kami jangan terlalu mengeksploitasi hal-hal yang berbau kecurigaan-kecurigaan. Kami kejar sekarang adalah agar ISL itu berjalan pada 4 April mendatang, dengan clean and clear" tutur Noor.

Diberitakan sebelumnya, BOPI merilis tiga klub masuk kategori A (kelengkapan dokumen di atas 75 persen) yakni Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Persipura Jayapura.

Tujuh tim lainnya masuk kategori B (kelengkapan dokumen antara 50-75 persen dan dokumen wajib telah terpenuhi) yakni, Persija Jakarta, Persela Lamongan, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Barito Putera, Perseru Serui, dan Semen Padang.

Sedangkan delapan klub menyandang kategori C (kelengkapan dokumen kurang dari 50 persen atau dokumen wajib belum terpenuhi) yakni, Pelita Bandung Raya, Arema Malang, Gresik United, Pusamania Borneo, Bali United, PSM Makassar, Persiram Raja Empat, dan Persebaya.

Adapun dokumen wajib yang diharuskan BOPI adalah legalitas klub serta keuangan dan kontrak profesional pemain serta pelatih. Semua dokumen harus dilengkapi klub, tapi kontrak pemain dan pelatih dapat dilengkapi secara bertahap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.