Xavi, Legenda yang Terlupakan

Kompas.com - 15/03/2015, 10:03 WIB
Gelandang Barcelona Xavi Hernandez (kanan) berebut bola dengan gelandang Getafe Pablo Sarabia, pada pertandingan Primera Division, di Getafe, 13 Desember 2014. AFP PHOTO / DANI POZOGelandang Barcelona Xavi Hernandez (kanan) berebut bola dengan gelandang Getafe Pablo Sarabia, pada pertandingan Primera Division, di Getafe, 13 Desember 2014.
EditorTjatur Wiharyo

EIBAR, KOMPAS.com - Lionel Messi mencetak dua gol yang menentukan kemenangan Barcelona 2-0 atas Eibar, pada pertandingan Primera Division, di Estadio Municipal De Ipurua, Eibar, Sabtu (14/3/2015). Kemenangan itu membuat Barcelona untuk sementara lepas dari jangkauan Real Madrid.

Bagi Messi, gol itu membuatnya tetap bertahan di puncak daftar pencetak gol terbanyak sementara, dengan 34 gol, empat gol lebih banyak dari pesaing terdekat, Cristiano Ronaldo. Sementara Messi kian menentukan, ada satu pemain lain yang "diam-diam" telah menjejakkan kaki semakin kuat dalam perjalanan sejarah Barcelona, Xavi Hernandez.

Xavi adalah gelandang jenius bermata elang dan seorang pengumpan jitu. Gelandang kelahiran Terrasa, 18 Januari 1980 ini menentukan keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Eropa 2008 dan menjadi bagian penting dari era keemasan Barcelona yang dibangun Josep Guardiola pada 2008-2012.

Barcelona adalah satu-satunya klub dalam karier Xavi. Ia memulai kariernya di situ sejak 1991. Pada Agustus 1998, ia menjalani debut di ajang resmi bersama tim utama Barcelona pada leg pertama Piala Super Spanyol melawan Mallorca, di Lluís Sitjar, pada 18 Agustus 1998. Xavi mencetak gol pada laga yang berakhir 2-1 untuk Mallorca itu.

Setelah Guardiola meninggalkan posisi pelatih, karier Xavi meredup. Barcelona mengalami pergantian pelatih yang membuat Xavi kembali menjalani proses adaptasi dan merasakan kursi cadangan. Pada musim panas 2014, Xavi sempat dikabarkan media-media Spanyol akan dilepas ke klub Amerika Serikat, New York City. Belakangan, Xavi menyatakan ia ingin selamanya berkostum Barcelona, tetapi tak menutup kemungkinan pindah karena keputusan soal itu tak sepenuhnya berada di tangannya.

Namun, rumor soal masa depan Xavi terus bergulir. Setelah menyatakan berkomitmen kepada Barcelona, Xavi malah dikabarkan akan gantung sepatu pada akhir musim 2014-2015 dan memulai hidup baru di bidang kepelatihan. Kali ini, Xavi memilih diam dan bekerja. Hasilnya, Xavi menjadi pemain tersukses dalam sejarah Barcelona.

Pada laga melawan Eibar, Sabtu (14/3/2015), Xavi memulai pertandingan di kursi cadangan. Pada menit ke-62, ia menggantikan Ivan Rakitic dan bermain hingga selesai. Dengan penampilannya itu, Xavi mencetak rekor 750 kali tampil membela Barcelona di ajang resmi (494 di La Liga, 152 di Liga Champions, 13 di Piala UEFA, 69 di Copa del Rey, 14 di Piala Super Spanyol, 3 di Piala Super Eropa, dan 5 di Piala Dunia Antarklub. Total, ia mencetak 84 gol dalam 750 pertandingan itu.

Komitmen Xavi kepada Barcelona menjadikannya pemain yang paling sering mengangkat trofi, yaitu 22 kali (7 trofi juara Primera Division La Liga, 3 trofi Liga Champions, 2 trofi Copa del Rey, 2 trofi Piala Super Eropa, 6 trofi Piala Super Spanyol, dan 2 trofi Piala Dunia Antarklub. Tak ada pemain selain Xavi yang pernah merasakan keberhasilan menjuarai Primera Division La Liga sebanyak tujuh kali.

Media-media Spanyol memperkirakan Xavi akan gantung sepatu akhir musim ini. Faktanya, Xavi masih punya kontrak hingga Juni 2016 dan dengan begitu berpeluang mencetak rekor yang akan sulit dikejar siapa pun, termasuk Messi. Namun, apa pun yang terjadi akhir musim ini, termasuk jika tak lagi bermain di sisa musim ini, Xavi telah membuktikan diri sebagai pemain penting dan besar dalam sejarah Barcelona dan sepak bola Spanyol. Xavi adalah legenda, meski tanpa FIFA Ballon d'Or.

Klik tautan ini untuk menyimak momen-momen penting pertandingan antara Eibar dan Barcelona tersebut melalui menu LiveScore Kanal Bola Kompas.com versi mobile.

Baca tentang


Sumber Barcelona
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming MotoGP Ceko, Valentino Rossi Start dari Posisi Ke-10

Link Live Streaming MotoGP Ceko, Valentino Rossi Start dari Posisi Ke-10

Motogp
Alasan Andrea Pirlo Cocok Melatih Juventus, Menurut Direktur Bianconeri

Alasan Andrea Pirlo Cocok Melatih Juventus, Menurut Direktur Bianconeri

Liga Italia
Aman, Cristiano Ronaldo Tetap Berbaju Juventus Musim Depan

Aman, Cristiano Ronaldo Tetap Berbaju Juventus Musim Depan

Sports
Arema FC Berharap Hasil Pertemuan dengan LIB Jadi Titik Balik Kelanjutan Liga 1

Arema FC Berharap Hasil Pertemuan dengan LIB Jadi Titik Balik Kelanjutan Liga 1

Liga Indonesia
VIDEO - Diapit 3 Pemain Sampai Jatuh, Messi Bangkit dan Cetak Gol Fantastis

VIDEO - Diapit 3 Pemain Sampai Jatuh, Messi Bangkit dan Cetak Gol Fantastis

Liga Champions
Kata Lampard Usai Chelsea Babak Belur dan Kebobolan 79 Gol dalam Semusim

Kata Lampard Usai Chelsea Babak Belur dan Kebobolan 79 Gol dalam Semusim

Sports
Persebaya Segera Putuskan Markas Baru untuk Lanjutan Liga 1 2020

Persebaya Segera Putuskan Markas Baru untuk Lanjutan Liga 1 2020

Liga Indonesia
Jadwal Perempat Final Liga Champions - Barcelona Vs Bayern dan 3 Laga 'Unik'

Jadwal Perempat Final Liga Champions - Barcelona Vs Bayern dan 3 Laga "Unik"

Sports
Bayern Vs Chelsea - The Blues Kalah Telak, Frank Lampard Singgung Eden Hazard

Bayern Vs Chelsea - The Blues Kalah Telak, Frank Lampard Singgung Eden Hazard

Liga Champions
Peringatan untuk Chelsea, Leverkusen Enggan Turunkan Harga Kai Havertz

Peringatan untuk Chelsea, Leverkusen Enggan Turunkan Harga Kai Havertz

Liga Inggris
RB Leipzig Vs Atletico, Taktik Die Roten Bullen Hadapi Los Rojiblancos

RB Leipzig Vs Atletico, Taktik Die Roten Bullen Hadapi Los Rojiblancos

Liga Champions
Barcelona Vs Napoli, Barca Bikin Rekor yang Sulit Ditandingi Klub Mana Pun

Barcelona Vs Napoli, Barca Bikin Rekor yang Sulit Ditandingi Klub Mana Pun

Sports
Posisi Start MotoGP Ceko 2020: Zarco Terdepan, Rossi di Luar 5 Besar

Posisi Start MotoGP Ceko 2020: Zarco Terdepan, Rossi di Luar 5 Besar

Motogp
Jadwal MotoGP Ceko 2020, Balapan Malam Ini Dimulai Pukul 19.00 WIB

Jadwal MotoGP Ceko 2020, Balapan Malam Ini Dimulai Pukul 19.00 WIB

Motogp
Atalanta Vs PSG - Kylian Mbappe Mulai Latihan, Sang Pelatih Justru Cedera

Atalanta Vs PSG - Kylian Mbappe Mulai Latihan, Sang Pelatih Justru Cedera

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads X