PSG Lebih Kasar daripada Klub Kasta Keempat Liga Inggris

Kompas.com - 11/03/2015, 07:18 WIB
EditorJalu Wisnu Wirajati

LONDON, KOMPAS.com - Manajer Chelsea, Jose Mourinho, menilai permainan Paris Saint-Germain (PSG) lebih kasar dibandingkan klub kasta ketiga dan keempat Liga Inggris yang pernah dihadapi timnya. 

Komentar yang memancing perang urat syaraf dengan kubu lawan itu dilontarkan Mourinho jelang pertandingan kedua babak 16 besar antara Chelsea dan PSG. Ucapan itu sekaligus membalas kritik Laurent Blanc, pelatih PSG, yang menyatakan striker Chelsea, Diego Costa, berpotensi menunjukkan trik-trik kotor pada pertandingan nanti. 

“Saya pikir klub Inggris takkan terlalu terkejut oleh penampilan agresif tim lawan. Mereka sudah terbiasa,” ujar Mourinho. 

“Musim ini, kami telah bermain menghadapi klub Divisi Championship, League One, bahkan Shrewsbury yang berasal dari League Two. Tapi, tetap yang bermain paling agresif adalah PSG,” tambah pelatih asal Portugal itu. 

Penampilan PSG yang bermain keras itu dianggap Mourinho sangatlah aneh. “Dengan sejumlah pemain bintang, saya lebih memperkirakan PSG bermain lebih banyak taktik dibandingkan agresif. Namun, mereka justru tercatat sebagai yang paling sering membuat pelanggaran, terutama kepada Eden Hazard,” beber Mourinho merujuk pada pertemuan pertama di Parc des Princes.

Pada pertemuan pertama di Paris, Hazard memang membuat rekor. Dia menjadi pemain yang paling sering dilanggar di Liga Champions dalam satu pertandingan. Pemain Belgia itu sebanyak 9 kali dihentikan lawannya dengan pelanggaran. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X