Butuh Waktu Penyembuhan, Riedl Belum Bisa ke Makassar

Kompas.com - 09/03/2015, 21:57 WIB
Mantan pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl. KOMPAS.com / Okky Herman DilagaMantan pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl.
EditorAloysius Gonsaga AE
MAKASSAR, Kompas.com - Pelatih Kepala PSM Makassar, Alfred Riedl, mengungkapkan bahwa dirinya belum bisa hadir mendampingi tim Juku Eja karena masih membutuhkan waktu untuk proses penyembuhan. Riedl saat ini masih berada di negara asalnya, Austria.

Direktur Teknik PSM, Sumirlan, mengatakan bahwa Riedl melalui surat elektronik yang dikirimkannya juga meminta agar asisten pelatih Hans Peter untuk sementara bersedia menggantikan posisinya sebagai pelatih kepala.

"Alfred Riedl dalam suratnya meminta PSM memberikan kepercayaan pada Hans Peter untuk menggantikan posisinya sementara waktu," katanya di Makassar, Senin (9/3/2015).

Manajemen PSM juga mengakui belum bisa memastikan soal jadwal kedatangan mantan Pelatih Timnas Senior tersebut. Manajemen hanya berharap bisa segera bergabung demi memaksimalkan persiapan tim sebelum tampil di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.

Sementara itu Asisten Pelatih PSM, Assegaf Razak, mengatakan program latihan tetap berjalan normal meski Riedl tidak berada di Makassar. Selain program latihan, para asisten pelatih juga ditugaskan untuk menilai seluruh pemain yang mengikuti seleksi di Makassar. PSM saat ini memang masih menyisakan pemain seleksi yakni April Hadi yang merupakan mantan pemain Persija Jakarta.

Dia menambahkan, saat ini tim pelatih PSM juga memutuskan meliburkan seluruh pemain usai menjalani uji coba menghadapi Persela Lamongan di Stadion Gelora Andi Mattalatta Matoanging Makassar. Keputusan itu diambil sebagai upaya mengembalikan stamina para pemain yang telah menjalani sejumlah uji coba.

"Kami liburkan hingga Sabtu. Seluruh tim akan kembali memulai latihan dalam rangka persiapan berlaga di Indonesia Super League, Minggu," katanya.

Mengenai agenda uji coba selanjutnya, pihaknya masih akan melihat perkembangan ke depan. Namun jika tim pelatih masih merasa perlu untuk melihat kemampuan tim, kata dia, maka bisa saja dilaksanakan.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X