Riedl Belum Pasti Dampingi PSM saat Lawan Persela

Kompas.com - 05/03/2015, 17:46 WIB
Mantan pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl. KOMPAS.com / Okky Herman DilagaMantan pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl.
EditorAloysius Gonsaga AE
MAKASSAR, Kompas.com - Pelatih Kepala PSM Makassar, Alfred Riedl, belum pasti mendampingi timnya saat menghadapi Persela Lamongan dalam laga uji coba di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Sulsel, Minggu (8/3/2015).

Ofisial PSM, Muhammad Arfa, mengatakan bahwa hingga kini manajemen belum mendapatkan kabar terkait kepulangan pelatih asal Austria itu. Apalagi, mantan pelatih timnas itu juga dikabarkan telah menjalani operasi ginjal yang butuh waktu penyembuhan lebih panjang.

"Belum ada informasi soal kepulangannya ke Makassar. Pelatih Riedl pada awalnya memang direncanakan hanya berada di Austria selama satu pekan," katanya, Kamis (5/3).

Saat ini, pihaknya masih dalam status menunggu. PSM juga berharap Riedl segera tiba agar pelatih berusia 65 tahun itu sudah bisa mendampingi tim pada saat uji coba kedua di Stadion Mattoanging.

"Kita tunggu saja. Kami juga tentu berharap dia sudah bisa bergabung sehingga bisa menerapkan strategi yang diinginkan," tambahnya.

Selama ditinggal Riedl, tugas menangani tim dipercayakan kepada asisten pelatih Hans Peter Schaller, yang dibantu empat pelatih lokal, yakni Assegaf Razak, Bahar Muharram, Syamsuddin Battola dan pelatih fisik Ahmad Rum Bismar.

Sebelumnya, Hans Peter mengatakan siap menjalankan seluruh program yang telah disusun Riedl sebelum bertolak ke negaranya.

"Saya akan menjalankan seluruh program latihan yang telah disusun sepanjang coach (Alfred Riedl) berada di Austria," katanya.

Asisten pelatih lainnya, Assegaf Razak, mengatakan bahwa program latihan tetap berjalan normal meski Riedl tidak berada di Makassar. Selain program latihan, para asisten pelatih juga ditugaskan untuk menilai seluruh pemain yang mengikuti seleksi di Makassar.

PSM saat ini memang tengah menyeleksi sejumlah pemain lokal dan asing yang ingin bergabung bersama tim Juku Eja. Para asisten pelatih PSM, kata dia, juga tetap akan terus menjalin komunikasi secara intens selama mantan pelatih timnas Indonesia itu berada di negaranya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X