Kompas.com - 28/02/2015, 07:44 WIB
Gita Suwondo BEIN SPORTGita Suwondo
EditorTjatur Wiharyo

Tak pelak, duel di Anfield ini adalah duel sarat kepentingan. Kedua tim berantakan di Eropa. Liverpool tersingkir usai Dejan Lovren gagal dalam adu penalti menghadapi tuan rumah Besiktas. Manchester City harus berusaha mencetak dua gol tanpa balas di Camp Nou pertengahan Maret mendatang, usai dua gol Luis Suarez hanya mampu dibalas oleh satu gol Sergio Aguero di Ettihad.

Pelampiasan adalah pada tiga poin dalam duel di Anfield. Bagi tuan rumah tentu untuk bersaing memasuki zona Liga Eropa atau zona Liga Champion. Bagi sang tamu, tentunya usaha untuk memperkecil jarak dengan Chelsea yang absen minggu ini, karena harus berlaga dalam final Capital One Cup menghadapi Tottenham Hotspur.

Yang menarik adalah racikan strategi Brendan Rodgers versus Manuel Pelegrini. Pola 3-4-1-2 milik The Red menghadapi 4-2-1-3 kepunyaaan The Citizen. Rekor Liverpool di Premier League dalam 10 laga terakhir bisa dibilang fantastis. 7 kemenangan dengan 3 kali hasil imbang. Bicara rekor kandang, sejak dikalahkan Chelsea pertengahan November, The Reds membukukan 4 kemenangan dan 3 hasil imbang di Anfield.

Yang membuat laga akan semakin menarik adalah rekor tandang City yang juga impresif. Sejak kalah dari West Ham United di Boleyn Ground akhir November, Vincent Kompany dkk melalui delapan laga tandang BPL dengan 5 kemangan dan 3 hasil imbang. Ditambah kembalinya Yaya Toure yang membuat kreatifitas lapangan tengah kembali terjaga, serta Sergio Aguero yang sejak pulih dari cedera terus menunjukkan sinarnya. Empat gol dalam tiga laga terakhir disemua kompetisi adalah gambaran harus waspadanya lini belakang Liverpool.

Apalagi, bisa dibilang kemenangan di St Mary minggu lalu atas Southampton berbau keberuntungan karena ada dua insiden pelanggaran para pemain The Reds yang tidak diberikan penalti oleh Kevin Friend, plus sentuhan bola oleh Simon Mignolet diluar kota penalti yang tidak diganjar kartu merah. LIVERPOOL 50 – 50 MANCHESTER CITY

WBA v SOUTHAMPTON ( LIVE beINSports 1, Sabtu, 28 Februari – 22.00 WIB )
Ini akan merupakan laga sulit bagi anak asuhan Ronald Koeman. Sejak ditangani oleh Tony Pulis, pemilik The Hawthorn ini sangat luar biasa. Lolos ke perempat final piala FA dengan kemenangan kemenangan fantastis. Hanya kalah satu kali dalam tujuh laga Premier League, dengan Saido Berahino, Brown Ideye dan Victor Anichebe dalam form terbaik mereka akan merupakan gangguan bagi usaha Ronald Koeman membawa The Saints ke Eropa.

Gangguan itu sudah ada ketika minggu lalu kepemimpinan Kevin Friend pantas dipertanyakan dengan membuang peluang Southampton untuk bisa meraih satu poin atas Liverpool. Kekalahan kedua dalam tempo satu bulan di BPL yang membuat posisi Graziano Pelle dkk melorot ke urutan kelima. Satu sisi positif adalah rekor tandang mereka justru impresif. Sejak tahun baru, jika dijamu lawan justru Soton meraih hasil sempurna. Menang di Old Trafford, St James Park dan Loftus Road dengan hanya kemasukan satu gol gambaran betapa fokusnya lini belakang didepan penjaga gawang Fraser Foster yang sampai sejauh ini memegang rekor 12 clean sheet.

Kendala tetap pada ketajaman lini depan dimana dalam empat laga terakhir, hanya gol Saido Mane kegawang QPR yang membuahkan hasil. Dengan Graziano Pelle top scorer Soton hanya mencetak satu gol di piala FA dan tidak mencetak gol di Premier League sejak minggu ke 17, kinerja lini depan Soton patut dipertanyakan. Duel menarik akan terjadi justru antara kemampuan lini belakang tim tamu menghadapi daya dobrak lini depan WBA yang semakin tajam. WBA 55 – 45 SOUTHAMPTON

MANCHESTER UNITED Vs SUNDERLAND
Louis van Gaal harus mampu memotifasi anak asuhanya untuk bangkit. Tidak sedikit pakar sepakbola yang sekarang justru memprediksi bahwa empat tiket zona Liga Champion akan menjadi milik Chelsea, Manchester City, Arsenal dan Liverpool, dengan Manshester United justru hanya kan Berjaya di piala FA atau urutan kelima, untuk sekedar berlaga di Liga Eropa musim depan.

Situasi yang harus dibantah dengan kebangkitan para pemain United mulai laga menjamu Sunderland minggu ini. Padahal sejak kekalahan melawan Manchester City di minggu ke 10, United adalah yang paling impresif dibandingkan 19 klub lainnya. Total 34 poin diraih United dari kemungkinan 48 angka. Hanya seaja kekalahan minggu lalu melawan Swansea, kemudian menilik lawan lawan Unkted disisa kompetisi dan minimnya shot on goal dari barisan depan dan tengah Setan Merah, membuat perkiraan para pakar tersebut bisa menjadi kenyataan.

Pola 4-4-2 milik van Gaal kini terkesan membosankan. Lini belakang tetap rentan terhadap bola bola crossing, terutama dari sisi Antonio Valencia yang memang bukan serang full back sejati. Juga situasi set pieces yang sering merepotkan United karena lemahnya dua centre back. Kreatifitas lapangan tengan tetap belum menemukan pengganti Paul Scholes, masih ditambah dengan cederanya Robin van Persie.

Tapi tidak disangkal apapun kelemahan United, tiga poin akan mudah diraih saat menjamu anak asuhan Gus Poyet. Raja hasil imbang di BPL musim ini tersebut hanya mampu meraih dua poin dari empat hasil tandang terakhir. Kemenangan terakhir tandang didapat oleh Steven Fletcher dkk dalam derby Tyne-Wear menghadapi Necastle United. MANCHESTER UNITED 60 – 40 SUNDERLAND

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Juara Piala Super Spanyol, Ancelotti Bertekad Bawa Real Madrid Borong Semua Gelar

Usai Juara Piala Super Spanyol, Ancelotti Bertekad Bawa Real Madrid Borong Semua Gelar

Liga Spanyol
Jadwal Piala Asia Wanita 2022, Timnas Indonesia Vs Australia

Jadwal Piala Asia Wanita 2022, Timnas Indonesia Vs Australia

Liga Indonesia
4 Hal yang Perlu Diketahui soal Piala Asia Wanita 2022, Menanti Perjuangan Garuda Pertiwi

4 Hal yang Perlu Diketahui soal Piala Asia Wanita 2022, Menanti Perjuangan Garuda Pertiwi

Sports
Janji Pratama Arhan untuk PSIS Setelah 13 Pekan Absen karena Bela Timnas Indonesia

Janji Pratama Arhan untuk PSIS Setelah 13 Pekan Absen karena Bela Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan Ini, Man United Lawan Tim Promosi

Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan Ini, Man United Lawan Tim Promosi

Liga Inggris
5 Fakta Real Madrid Juara Piala Super Spanyol: Los Blancos Patahkan Kutukan, Dekati Jumlah Gelar Barcelona

5 Fakta Real Madrid Juara Piala Super Spanyol: Los Blancos Patahkan Kutukan, Dekati Jumlah Gelar Barcelona

Liga Spanyol
Tiga Serangkai Real Madrid: 7 Musim Bersama, Lahirkan 13 Trofi

Tiga Serangkai Real Madrid: 7 Musim Bersama, Lahirkan 13 Trofi

Sports
Ketum PSSI Tegaskan Tak ada 'Deadlock' Saat Berkomunikasi dengan Shin Tae-yong

Ketum PSSI Tegaskan Tak ada "Deadlock" Saat Berkomunikasi dengan Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Kenapa Penghargaan Gol Terbaik Dinamai Puskas Award?

Kenapa Penghargaan Gol Terbaik Dinamai Puskas Award?

Sports
AS Roma Vs Cagliari 1-0: Mourinho Temukan Kepingan yang Hilang

AS Roma Vs Cagliari 1-0: Mourinho Temukan Kepingan yang Hilang

Sports
Skuad Australia untuk Piala Asia Wanita 2022

Skuad Australia untuk Piala Asia Wanita 2022

Sports
Top Skor Liga Inggris: Absen Cetak Gol, Duo Liverpool Tetap Teratas

Top Skor Liga Inggris: Absen Cetak Gol, Duo Liverpool Tetap Teratas

Liga Inggris
3 Sejarah di Balik Keberhasilan Real Madrid Raih Gelar Juara Piala Super Spanyol

3 Sejarah di Balik Keberhasilan Real Madrid Raih Gelar Juara Piala Super Spanyol

Liga Spanyol
Apa Itu The Best FIFA Football Awards?

Apa Itu The Best FIFA Football Awards?

Sports
Hasil dan Klasemen Liga Italia: Nani Cetak Assist Kilat, Tren Kemenangan Inter Terhenti

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Nani Cetak Assist Kilat, Tren Kemenangan Inter Terhenti

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.