Kompas.com - 16/02/2015, 15:01 WIB
Kiper Juventus Gianluigi Buffon melakukan tiga penyelamatan pada babak adu penalti pertandingan Piala Super Italia melawan Napoli, di Doha, Qatar, Selasa (22/12/2014). Namun, dua tembakan yang meleset membuat Juventus kalah 5-6 dalam adu penalti itu. Adu penalti dilakukan setelah skor 2-2 tak berubah hingga akhir babak tambahan. AFP PHOTO / AL-WATAN DOHA / KARIM JAAFARKiper Juventus Gianluigi Buffon melakukan tiga penyelamatan pada babak adu penalti pertandingan Piala Super Italia melawan Napoli, di Doha, Qatar, Selasa (22/12/2014). Namun, dua tembakan yang meleset membuat Juventus kalah 5-6 dalam adu penalti itu. Adu penalti dilakukan setelah skor 2-2 tak berubah hingga akhir babak tambahan.
EditorTjatur Wiharyo

TURIN, KOMPAS.com - Kiper Juventus Gianluigi Buffon menilai Cesena tampil luar biasa, ketika menghadapi timnya pada lanjutan Serie-A, di di Dino Manuzzi, Cesena, Minggu (15/2/2015). Meski begitu, menurut Buffon, timnya gagal menang karena kesalahan sendiri.

Laga itu berakhir 2-2. Cesena mendapat gol dari Milan Djuric (17) dan Franco Brienza (70), sementara Juventus mendapatkan gol dari Alvaro Morata (27) dan Claudio Marchisio (33). Juventus mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-82, tetapi Arturo Vidal gagal mengubahnya menjadi gol.

Selama pertandingan, menurut catatan Lega Serie-A, Juventus melepaskan empat tembakan titis dari 15 usaha, dengan penguasaan bola 61 persen. Adapun Cesena melepaskan enam tembakan akurat dari 13 percobaan.

Dengan hasil itu, Juventus menguasai klasemen dengan nilai 54 atau unggul tujuh angka dari pesaing terdekat, AS Roma. Roma gagal memangkas selisih dengan Juventus karena bermain imbang 0-0 dengan Parma, di Olimpico, Minggu (15/2/2015).

"Selisih antara (Roma dan Juventus) tak berubah dan sejujurnya, itulah yang kami harapkan kemarin. "Namun, tentu harus diakui bahwa setelah melihat hasil yang diraih Roma, kami berharap lebih. Kami tampil mengecewakan (ketika melawan Cesena), terutama pada 20 menit pertama, di mana kami membuka peluang bagi lawan dan tim seperti kami seharusnya tak boleh melakukan hal itu," ujar Buffon.

"Dengan rasa hormat kepada Cesena, yang bermain luar biasa malam ini, jika kami gagal meraih tiga angka, itu adalah kesalahan kami. Kami bermain dengan sikap yang tidak seharusnya dan dalam situasi ini, tanggung jawab ada pada kapten tim. Merupakan tugasku untuk membuat para pemain bersemangat dan fokus baik di kamar ganti maupun di lapangan. Jelas, saya gagal melaksanakan tugas itu malam ini."

"Beberapa pemain kami yang kurang berpengalaman harus memahami bahwa tak seorang pun akan memberikan scudetto kepada kami. Kami harus meraihnya dalam setiap pertandingan, setiap pekan. Faktanya, karena kami adalah Juventus, kami harus menjadi juara dengan selisih 15 poin jika ingin mendapatkan apresiasi dari publik."

"Kami tak bisa bertahan dengan membuang peluang seperti ini. Hasil yang diraih Roma mungkin membuat kami berpikir bahwa segalanya akan berjalan dengan mudah. Namun, sebuah tim seperti kami tak boleh membiarkan diri kami terpengaruh oleh angka di papan skor," tutur Buffon.

Klik tautan ini untuk mengikuti pertandingan antara Cesena dan Juventus tersebut, melalui menu LiveScore Kanal Bola Kompas.com versi mobile.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Juventus
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Rudy Eka soal Cedera Kiper Timnas Putri Indonesia Fani Supriyanto

Kata Rudy Eka soal Cedera Kiper Timnas Putri Indonesia Fani Supriyanto

Liga Indonesia
Hasil 16 Besar Piala Afrika: Gambia Bikin Kejutan, Kamerun ke Perempat Final

Hasil 16 Besar Piala Afrika: Gambia Bikin Kejutan, Kamerun ke Perempat Final

Internasional
Pratama Arhan Cedera Jelang Lawan Timor Leste, Ini Penjelasan Asisten Pelatih Timnas Indonesia

Pratama Arhan Cedera Jelang Lawan Timor Leste, Ini Penjelasan Asisten Pelatih Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Dikalahkan Thailand, Rudy Eka Soroti Permasalahan Besar Timnas Putri Indonesia

Dikalahkan Thailand, Rudy Eka Soroti Permasalahan Besar Timnas Putri Indonesia

Liga Indonesia
IBL 2022, Kata Gunawan soal Jalani Peran Kapten di Amartha Hangtuah

IBL 2022, Kata Gunawan soal Jalani Peran Kapten di Amartha Hangtuah

Sports
Hasil Lengkap Piala Asia Wanita: 4 Tim Tembus Perempat Final, Timnas Putri Indonesia Tumbang

Hasil Lengkap Piala Asia Wanita: 4 Tim Tembus Perempat Final, Timnas Putri Indonesia Tumbang

Liga Indonesia
ONE: Bad Blood - Menanti Comeback “The Terminator” Sunoto

ONE: Bad Blood - Menanti Comeback “The Terminator” Sunoto

Sports
Watford Pecat Claudio Ranieri dari Kursi Kepelatihan

Watford Pecat Claudio Ranieri dari Kursi Kepelatihan

Liga Inggris
Proliga 2022: Hasil dan Klasemen

Proliga 2022: Hasil dan Klasemen

Sports
Chafidz Yusuf Pamit dari PBSI, Greysia Polii dkk Kirim Pesan Menyentuh

Chafidz Yusuf Pamit dari PBSI, Greysia Polii dkk Kirim Pesan Menyentuh

Badminton
Klasemen Grup B Piala Asia Wanita: Australia ke Perempat Final, Indonesia Juru Kunci

Klasemen Grup B Piala Asia Wanita: Australia ke Perempat Final, Indonesia Juru Kunci

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia di Partai Terakhir Piala Asia Wanita 2022

Jadwal Timnas Indonesia di Partai Terakhir Piala Asia Wanita 2022

Liga Indonesia
2 Peninggalan Bersejarah di Rute Perarakan Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

2 Peninggalan Bersejarah di Rute Perarakan Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Lalui Peninggalan Bersejarah Dunia

Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Lalui Peninggalan Bersejarah Dunia

Sports
Timnas Sepak Bola Thailand: Dangda Bukan Hanya Teerasil

Timnas Sepak Bola Thailand: Dangda Bukan Hanya Teerasil

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.