Kompas.com - 12/02/2015, 08:34 WIB
Presiden baru FIGC, Carlo Tavecchio. Dok. GoalPresiden baru FIGC, Carlo Tavecchio.
|
EditorAloysius Gonsaga AE
ROMA, KOMPAS.com - Presiden FIGC, Carlo Tavecchio, memiliki rencana untuk mengurangi jumlah klub yang berlaga di Serie-A pada suatu hari nanti. Tavecchio ingin Serie-A hanya diikuti oleh 18 klub.

"Kami perlu mengubah kompetisi Serie-A menjadi hanya diikuti 18 klub saja. Kami juga ingin mereformasi beberapa liga sebagai konsekuensi dari hal tersebut," kata Tavecchio kepada Radio Sportiva.

"Untuk itu, kami perlu mengubah peraturan yang ada. Kami butuh setidaknya 75 persen suara untuk menyetujui rencana ini. Ini tidak akan berhasil dengan peraturan saat ini."

"Jika Serie-A diikuti 20 klub akan menciptakan situasi yang sulit. Kami tidak bisa memiliki skuad tim nasional yang bersatu, jadwal yang memadai, dan kompetisi sulit diatur karena ada pembatasan dana," lanjut Tavecchio.

Serie-A sebenarnya pernah diikuti oleh 18 klub yang terjadi pada periode 1929-1934, 1942-1946, 1952-1967, dan 1988-2004. Setelah 2004, Serie-A selalu diisi dengan 20 klub hingga sekarang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.