Kompas.com - 10/02/2015, 07:45 WIB
Pelatih tim nasional Italia, Antonio Conte. AFP PHOTO / MARCELLO PATERNOSTROPelatih tim nasional Italia, Antonio Conte.
EditorAloysius Gonsaga AE
MILAN, Kompas.com - Pelatih tim nasional Italia, Antonio Conte, serta pelatih Atalanta, Stefano Colantuono, termasuk 130 orang yang resmi mendapat investigasi soal match-fixing. Menurut agen berita Italia, Ansa, Senin (9/2/2015), hal tersebut dilakukan setelah jaksa menyimpulkan penyelidikan selama empat tahun untuk membuktikan adanya pengaturan skor.

Conte, yang sudah menjalani larangan yang diberikan oleh federasi sepak bola Italia (FIGC) sehubungan dengan kasus tersebut tetapi selalu membantah melakukan kesalahan, dituduh "melakukan penipuan olahraga", menyusul penyelidikan oleh jaksa di Cremona. Dugaan kesalahan itu kembali ke tahun 2011, ketika Conte, yang kemudian memenangi tiga gelar Serie-A secara berturut-turut bersama Juventus, belum ditunjuk menjadi pelatih Azzurri tahun lalu, memegang kendali Siena di Serie-B.

Colantuono sedang diselidiki atas dugaan pengaturan skor pada pertandingan melawan Crotone pada 2011, juga di Serie-B. Demikian menurut Ansa.

Sejumlah 130 nama di dalam laporan akan secara resmi diberitahu bahwa mereka berada di bawah penyelidikan. Di Italia, itu biasanya merupakan langkah terakhir sebelum kasus tersebut masuk ke pengadilan.

Gelandang Lazio, Stefano Mauri, mantan kapten Atalanta, Cristiano Doni, dan mantan penyerang timnas Italia, Giuseppe Signore, juga ada di dalam daftar sejumlah 107 halaman itu yang disusun oleh jaksa Roberto Di Martino.

Penyelidikan tersebut dilakukan menyusul adanya upaya memanipulasi pertandingan di Serie-B, divisi dua Italia dan level ketiga Lega Pro selama musim 2010/11. Beberapa pertandingan Coppa Italia juga termasuk di dalam tindakan (penyelidikan) itu.

Investigasi dipimpin oleh polisi dan jaksa dari Cremona, sebuah kota di sebelah utara Italia dengan populasi sekitar 70.000 orang, setelah adanya laporan dari klub lokal, Cremonense, yang menemukan skandal memalukan itu.

FIGC sudah melakukan investigasi sendiri dan memberikan larangan kepada Conte selama 10 bulan pada 2012, kemudian dikurangi menjadi empat bulan setelah adanya banding. Conte sebelumnya menolak tawaran permohonan hukuman tiga bulan.

Lebih dari 50 pemain dilarang sampai lima tahun dan sejumlah klub, termasuk Atalanta dan Siena, yang dihukum pemotongan poin oleh FIGC atas kasus tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelatih Thailand: Suatu Saat Timnas Indonesia akan Mengalahkan Kami...

Pelatih Thailand: Suatu Saat Timnas Indonesia akan Mengalahkan Kami...

Liga Indonesia
Badminton SEA Games 2021, Kata Pelatih soal Laga Kontra Thailand

Badminton SEA Games 2021, Kata Pelatih soal Laga Kontra Thailand

Sports
Timnas Indonesia Takluk dari Thailand, Shin Tae-yong Sorot Mental Garuda Muda

Timnas Indonesia Takluk dari Thailand, Shin Tae-yong Sorot Mental Garuda Muda

Liga Indonesia
Jadwal Thailand Open 2022, 4 Wakil Indonesia Termasuk Ahsan/Hendra Berjuang di Perempat Final

Jadwal Thailand Open 2022, 4 Wakil Indonesia Termasuk Ahsan/Hendra Berjuang di Perempat Final

Sports
Momen Patrick Vieira Tendang Suporter Everton yang Mengganggunya

Momen Patrick Vieira Tendang Suporter Everton yang Mengganggunya

Liga Inggris
Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di SEA Games 2021, Perebutan Medali Perunggu

Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di SEA Games 2021, Perebutan Medali Perunggu

Liga Indonesia
Shin Tae-yong: Jujur, Saya Sangat Kecewa dengan Pemain....

Shin Tae-yong: Jujur, Saya Sangat Kecewa dengan Pemain....

Liga Indonesia
SEA Games 2021: Timnas Indonesia Tak Raih Emas, Posisi Shin Tae-yong Aman

SEA Games 2021: Timnas Indonesia Tak Raih Emas, Posisi Shin Tae-yong Aman

Liga Indonesia
Persib Agendakan Dua Uji Tanding dengan Tim Singapura

Persib Agendakan Dua Uji Tanding dengan Tim Singapura

Liga Indonesia
Pujian Pelatih Thailand di Balik Kekalahan Indonesia pada Semifinal SEA Games 2021

Pujian Pelatih Thailand di Balik Kekalahan Indonesia pada Semifinal SEA Games 2021

Liga Indonesia
Klasemen Liga Inggris: Chelsea Amankan Posisi Ketiga, Everton Lolos dari Jeratan Degradasi

Klasemen Liga Inggris: Chelsea Amankan Posisi Ketiga, Everton Lolos dari Jeratan Degradasi

Sports
Klasemen Medali SEA Games 2021: Vietnam Teratas, Indonesia Ke-4 dengan 42 Emas

Klasemen Medali SEA Games 2021: Vietnam Teratas, Indonesia Ke-4 dengan 42 Emas

Sports
Hasil Chelsea Vs Leicester: Tertahan 1-1, The Blues Amankan Posisi Ketiga

Hasil Chelsea Vs Leicester: Tertahan 1-1, The Blues Amankan Posisi Ketiga

Liga Inggris
Raih Perunggu SEA Games 2021, Tim Boling Putri Indonesia Akhiri Puasa Medali

Raih Perunggu SEA Games 2021, Tim Boling Putri Indonesia Akhiri Puasa Medali

Sports
Secara Dramatis, Everton dan Frank Lampard Selamat dari Degradasi!

Secara Dramatis, Everton dan Frank Lampard Selamat dari Degradasi!

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.