Kompas.com - 07/02/2015, 10:02 WIB
Salah satu ekspresi pelatih Manchester United Louis van Gaal, pada pertandingan Premier League antara timnya dan Southamton, di Old Trafford, Minggu (11/1/2015). Laga itu berakhir 1-0 untuk Southampton. AFP PHOTO / OLI SCARFFSalah satu ekspresi pelatih Manchester United Louis van Gaal, pada pertandingan Premier League antara timnya dan Southamton, di Old Trafford, Minggu (11/1/2015). Laga itu berakhir 1-0 untuk Southampton.
|
EditorTjatur Wiharyo

MANCHESTER, KOMPAS.com - Manajer Manchester United Louis van Gaal mengaku merasa terhormat menjadi bagian perayaan peringatan 57 tahun Tragedi Muenchen. Van Gaal juga mengaku kagum pada klub dan suporter, karena masih memberikan perhatian dan efeksi besar terhadap peristiwa tersebut.

Tragedi Muenchen (Munich Air Disaster) merupakan kecelakaan pesawat di Muenchen, 6 Februari 1958. Pesawar itu membawa tim Manchester United, yang saat itu diasuh Matt Busby, sehingga dikenal dengan sebutan "Busby Babes". Keterangan resmi menyebutkan kecelakaan terjadi karena pesawat gagal terbang.

Insiden itu menewaskan 20 dari 44 penumpang, yang terdiri dari Matt Busby, pada pemain, sejumlah jurnalis, dan sejumlah ofisial. Korban tewas antara lain pemain yang disebut-sebut berpotensi menjadi pemain terbaik dalam sejarah, yaitu Roger Byrne dan, 15 hari kemudian, Duncan Edwards yang meninggal setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, di rumah sakit. Era Busby Babes adalah salah satu era terbaik dalam sejarah MU.

Van Gaal yang tak pernah melatih di Inggris sebelum menangani MU pada musim panas 2014 menghadiri peringatan 57 tahun Tragedi Muenchen, di ruang peringatan tragedi itu, di Old Trafford, Jumat (6/2/2015). Menurut Van Gaal, peristiwa itu berpengaruh besar terhadap semua yang berkaitan dengan MU hingga saat ini.

"Saya sekarang mewakili klub sebagai manajer dan saya mewakili sekelompok pemain. Dulu, ada sekelompok pemain yang memberikan kegembiraan luar biasa kepada banyak orang pada masa itu. Mereka memainkan peran dalam sejarah klub ini dan menurut saya, kami harus mengingat itu selalu. Mereka masih punya pengaruh besar," ujar Van Gaal, mengacu kepada Busby Babes.

"Ini adalah saya dan para pemain. Saya gembira hadir pada acara itu karena arti acara itu dan karena kesan yang diberikan orang-orang kepada saya karena saya menghadiri acara itu. Menurut saya, kami telah mengambil keputusan untuk menghadiri acara itu lebih dari sekadar menghormati pada pemain dan Matt Busby dan apa yang ia telah wariskan."

"Menurut saya, ini mengesankan bagi semua orang dan bagi saya. Peristiwa itu terjadi 57 tujuh lalu dan orang-orang masih datang dan kami masih mengenangnya," tutur Van Gaal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaat dan Tujuan Latihan Lari Zig-zag

Manfaat dan Tujuan Latihan Lari Zig-zag

Sports
Link Live Streaming Final Liga Europa, Frankfurt Vs Rangers

Link Live Streaming Final Liga Europa, Frankfurt Vs Rangers

Sports
Ikon Timnas Brasil Ini Kini Tak Punya Pekerjaan

Ikon Timnas Brasil Ini Kini Tak Punya Pekerjaan

Internasional
SEA Games 2021, Taekwondo Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia

SEA Games 2021, Taekwondo Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia

Sports
Teknik Umpan Pendek dalam Bola Basket

Teknik Umpan Pendek dalam Bola Basket

Sports
Rekap Hasil Thailand Open 2022, Indonesia Kirim 8 Wakil Tambahan ke 16 Besar

Rekap Hasil Thailand Open 2022, Indonesia Kirim 8 Wakil Tambahan ke 16 Besar

Badminton
Semifinal SEA Games 2021: Keunggulan Timnas U23 Indonesia di Mata Pelatih Thailand

Semifinal SEA Games 2021: Keunggulan Timnas U23 Indonesia di Mata Pelatih Thailand

Liga Indonesia
Hasil Thailand Open 2022: Berjuang Tiga Gim Lawan Antonsen, Vito ke 16 Besar

Hasil Thailand Open 2022: Berjuang Tiga Gim Lawan Antonsen, Vito ke 16 Besar

Badminton
Raih Perak di SEA Games 2021, Tim Bulu Tangkis Putri Tuntaskan Target

Raih Perak di SEA Games 2021, Tim Bulu Tangkis Putri Tuntaskan Target

Liga Indonesia
Semifinal SEA Games 2021: Asnawi Absen Lawan Thailand, Ilham Rio Fahmi Jadi Tumpuan

Semifinal SEA Games 2021: Asnawi Absen Lawan Thailand, Ilham Rio Fahmi Jadi Tumpuan

Liga Indonesia
Profil Giovanni van Bronckhorst, Darah Indonesia di Final Liga Europa 2022

Profil Giovanni van Bronckhorst, Darah Indonesia di Final Liga Europa 2022

Sports
Hasil Thailand Open 2022: Ahsan/Hendra Menang, Ciptakan Derbi Indonesia

Hasil Thailand Open 2022: Ahsan/Hendra Menang, Ciptakan Derbi Indonesia

Badminton
Pernah Dikirim Mimpi Buruk oleh Thailand di Piala AFF, Shin Tae-yong: Kali Ini Berbeda...

Pernah Dikirim Mimpi Buruk oleh Thailand di Piala AFF, Shin Tae-yong: Kali Ini Berbeda...

Liga Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Final Liga Europa 2022: Eintracht Frankfurt Vs Rangers

Jadwal Siaran Langsung Final Liga Europa 2022: Eintracht Frankfurt Vs Rangers

Sports
Klasemen Medali SEA Games 2021: Salip Singapura, Indonesia Peringkat Ke-4

Klasemen Medali SEA Games 2021: Salip Singapura, Indonesia Peringkat Ke-4

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.