Kompas.com - 22/01/2015, 13:54 WIB
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Klub anggota Indonesia Super League (ISL) Pelita Bandung Raya (PBR) harus hengkang dari Stadion Siliwangi, Kota Bandung. Pasalnya, tulis laman goal.com pada Kamis (22/1/2015), menurut hasil verifikasi PT Liga Indonesia (LI) menunjukkan bahwa Stadion Siliwangi tidak layak menjadi kandang PBR.

PT Liga sendiri sudah melakukan verifikasi ke Stadion yang sebelumnya pernah menjadi markas Persib Bandung itu. "Jadi, PBR harus cari alternatif di luar Siliwangi. Karena stadion itu perbaikannya butuh enam sampai delapan bulan, kondisinya sangat buruk mulai dari lapangan, rumputnya, ruangan-ruangannya, lampunya juga masih belum standar," kata Tigorshalom Boboy, sekretaris PT Liga.

Sebelumnya, PBR juga sempat mengajukan Stadion Arcamanik. Namun begitu, proses tersebut mengalami kendala izin dari Pemerintah Kota setempat lantaran stadion itu bakal digunakan untuk PON 2016.

"Untuk alternatifnya, PBR memang mengajukan lagi Stadion Si Jalak Harupat," papar Tigor.

Seperti diberitakan sebelumnya, PBR mengajukan Stadion Siliwangi lantaran ingin lebih mendekatkan diri dengan suporter mereka. Terlebih, guna memaksimalkan pemasukan dari tiket penonton.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.