Kompas.com - 06/01/2015, 17:10 WIB
Pemain Persib Bandung bersama anak-anak mereka meluapkan kegembiraan usai pengalungan medali juara final Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Jumat (7/11/2014). Persib berhasil menjadi juara ISL 2014 setelah mengalahkan Persipura Jayapura lewat babak adu penalti. TRIBUN SUMSESL / M AWALUDDIN FAJRIPemain Persib Bandung bersama anak-anak mereka meluapkan kegembiraan usai pengalungan medali juara final Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Jumat (7/11/2014). Persib berhasil menjadi juara ISL 2014 setelah mengalahkan Persipura Jayapura lewat babak adu penalti.
EditorJosephus Primus


KOMPAS.com — Demi memenangi perjuangan di ajang Liga Champions Asia (LCA), Persib Bandung dilatih dosen. Menurut warta laman goal.com pada Selasa (6/1/2014), pelatih anyar klub juara ISL musim 2014 itu adalah Emral Abus.

Emral Abus saat ini berprofesi sebagai dosen di UNP Padang, Sumatera Barat. Namun, pria kelahiran Lubuk Nyiur, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada 20 Desember 1958 itu sudah mengantongi lisensi kepelatihan A AFC sejak 2000.

Emral mengaku tak canggung lagi dengan pelatih Persib saat ini, Djadjang Nurdjaman. "Mungkin karena hubungan emosional saya dengan Pak Djadjang karena sudah bersama dengan saya waktu ia ikut kursus lisensi B Nasional. Saya jadi instruktur waktu itu. Saya dengar untuk saat ini regulasi sekarang berubah dan kebetulan Pak Djadjang dan Persib lolos ke LCA. Saya siap untuk bantu," ungkap Emral saat ditemui di Hotel Ibis, Padang, kemarin.

Sewaktu ditawari menukangi Persib, Emral langsung menyatakan kesiapannya. "Itu seperti hadiah buat saya karena Djadjang produk asli Indonesia yang jadi juara nasional. Saya tidak hitung-hitungan dan saya siap," ucapnya.

Emral memang sosok yang tak asing lagi di jajaran pelatih sepak bola Tanah Air. Indra Sjafri, Nil Maizar, merupakan nama-nama yang ia rekomendasikan menjadi pelatih timnas Indonesia.

Disinggung kapan ia akan bergabung dengan Persib, Emral mengakui tak akan lama lagi. "CV (curriculum vitae) sudah saya kirim ke Persib. Yang penting waktu persiapan LCA saya sudah gabung," bebernya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti diketahui, Djadjang tak bisa mendampingi Persib di LCA lantaran belum memenuhi standar AFC. Karena itu, Emral ditunjuk sebagai pendamping Djanur di LCA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.