Ini Dua Kandidat Pelatih Persib untuk Liga Champions Asia

Kompas.com - 06/12/2014, 09:00 WIB
Persib Bandung menjadi juara Indonesia Super League 2014 setelah di final, Jumat (7/11/2014) mengalahkan juara bertahan, Persipura Jayapura, dengan skor 5-3 melalui adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 selama waktu normal dan perpanjangan. Tampak Walikota Bandung, Ridwan Kamil (ikat kepala) dan Ketum PSSI, Djohar Arifin Husin (4 dari kiri) dan Ketum Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher (di samping Djohar) ikut dalam sukacita Persib. Deni Denaswara/TRIBUNPersib Bandung menjadi juara Indonesia Super League 2014 setelah di final, Jumat (7/11/2014) mengalahkan juara bertahan, Persipura Jayapura, dengan skor 5-3 melalui adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 selama waktu normal dan perpanjangan. Tampak Walikota Bandung, Ridwan Kamil (ikat kepala) dan Ketum PSSI, Djohar Arifin Husin (4 dari kiri) dan Ketum Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher (di samping Djohar) ikut dalam sukacita Persib.
EditorAloysius Gonsaga AE
BANDUNG, Kompas.com - Dua pelatih asal Bandung, Deny Samsudin dan Nandar Iskandar, telah mengantongi lisensi A AFC. Mereka menjadi referensi calon pengganti pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman alias Djanur, untuk ajang Liga Champions Asia (LCA).

Nandar merupakan mantan pelatih Persib era 1986. Ia pelatih yang pernah membawa Maung Bandung juara setelah 25 tahun puasa gelar saat itu.

Seperti diketahui, Persib, yang menjadi juara Indonesia Super League 2014, berkesempatan tampil di babak play-off LCA. LCA membutuhkan pelatih lisensi A, tetapi Djanur baru mengantongi lisensi C AFC. Adapun Djanur saat ini, baru menjalani kursus pelatih untuk mendapat lisensi B AFC.

"Di Bandung ini ada dua pelatih berlisensi A AFC, Nandar (Iskandar) dan Deny Syamsudin. Tapi masih belum dibicarakan," kata Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Zaenuri Hasyim, Kamis (4/12/2012).

Ia mengatakan, dua nama itu masih belum pasti. Pihaknya menunggu semua petinggi PT PBB berkumpul untuk membahas siapa pengganti Djanur untuk ajang LCA.

"Semua petinggi PT PBB masih berada di luar kota, kalau sudah berkumpul semua, akan langsung bicarakan. Nah, setelah ketemu pelatihnya, baru bicarakan teknisnya seperti apa," kata Zaenuri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X