Kompas.com - 05/12/2014, 03:18 WIB
Para pemain Manchester City saat mengangkat trofi Premier League 2013-14. AFP / ANDREW YATESPara pemain Manchester City saat mengangkat trofi Premier League 2013-14.
EditorAloysius Gonsaga AE
LONDON, Kompas.com - Manchester City memangkas kerugian mereka dalam perjalanannya memenangi gelar Premier League musim lalu. Ini membuat The Citizens merasa yakin mereka tidak akan kembali dianggap melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

Pendapatan tahunan City yang dilaporkan pada Rabu (3/12/2014) mengungkapkan kerugian 23 juta poundsterling pada 2013/2014, merupakan penurunan dari defisit 51,6 juta poundsterling pada tahun sebelumnya meski termasuk angka-angka yang mencakup pembayaran denda sebesar 16,2 juta poundsterling akibat pelanggaran FFP oleh UEFA, denda yang disengketakan oleh pihak klub.

Laporan itu juga mengumumkan omset yang memecahkan dinding 300 juta poundsterling untuk pertama kalinya sejak pemilik Sheikh Mansour mengambil alih Manchester Biru pada 2008, mencapai angka 347 juta poundsterling dalam pemasukan secara umum.

Chairman City, Khaldoon Al Mubarak, gembira dengan fakta ini.

"Klub berada di tempat yang kami harapkan, ketika kami memulai transformasi ini enam tahun silam," ucapnya.

"Sekarang kami telah bergerak melampaui periode investasi besar-besaran yang diperlukan untuk membuat klub ini kembali kompetitif, ini merupakan bentuk pertumbuhan komersial yang kami lihat pada saat ini yang akan menyokong dan mendukung operas-operasi kami di masa yang akan datang."

UEFA menjatuhi denda sebesar 49 juta poundsterling terhadap City pada Mei, tetapi denda sebesar 16,2 juta poundsterling masih ditunda, karena melanggar peraturan-peraturan FFP, untuk memastikan klub harus menyesuaikan diri dengan kondisi-kondisi baru sehingga terhindar dari kewajiban membayar denda yang lebih besar di masa yang akan datang.

Walau demikian, chief executive Ferran Soriano, yakin bahwa situasinya telah berubah.

"Tahun ini Manchester City telah mencapai level baru dari keberlanjutan keuangan," tuturnya.

"Kami telah menganggarkan untuk keuntungan 2014/2015 dan sekarang berharap dapat memasuki musim 2015/2016 dengan tanpa jatuhnya sanksi-sanksi atau pembatasan-pembatasan."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2021: Putri KW Menang, Indonesia Berbalik Ungguli Vietnam 2-1

Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2021: Putri KW Menang, Indonesia Berbalik Ungguli Vietnam 2-1

Badminton
Semifinal SEA Games 2021 Timnas Indonesia Vs Thailand: Garuda Sangat Menakutkan!

Semifinal SEA Games 2021 Timnas Indonesia Vs Thailand: Garuda Sangat Menakutkan!

Sports
SEA Games 2021: Jadwal dan Line Up Tim Putra Indonesia Vs Thailand di Semifinal Bulu Tangkis

SEA Games 2021: Jadwal dan Line Up Tim Putra Indonesia Vs Thailand di Semifinal Bulu Tangkis

Sports
Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Sports
Gregoria Ungkap Penyebab Kekalahan di Semifinal SEA Games 2021

Gregoria Ungkap Penyebab Kekalahan di Semifinal SEA Games 2021

Sports
Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2021: Debut Manis Apriyani/Siti, Indonesia Vs Vietnam 1-1

Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2021: Debut Manis Apriyani/Siti, Indonesia Vs Vietnam 1-1

Badminton
Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2021: Gregoria Takluk, Indonesia Tertinggal 0-1 dari Vietnam

Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2021: Gregoria Takluk, Indonesia Tertinggal 0-1 dari Vietnam

Sports
Sampdoria Vs Fiorentina 4-1: Blucerchiati Buat Kerusakan, Alarm Bahaya Asa Juara Inter Milan

Sampdoria Vs Fiorentina 4-1: Blucerchiati Buat Kerusakan, Alarm Bahaya Asa Juara Inter Milan

Liga Italia
Jadwal Thailand Open 2022, 8 Wakil Indonesia Berlaga Hari Ini

Jadwal Thailand Open 2022, 8 Wakil Indonesia Berlaga Hari Ini

Sports
6 Pertemuan Terakhir Indonesia Vs Thailand di SEA Games

6 Pertemuan Terakhir Indonesia Vs Thailand di SEA Games

Sports
7 Fakta yang Buat Semifinal SEA Games 2021 Semakin Menarik

7 Fakta yang Buat Semifinal SEA Games 2021 Semakin Menarik

Liga Indonesia
Semifinal SEA Games Indonesia Vs Thailand: Garuda Berbahaya, Lari 90 Menit Tanpa Henti

Semifinal SEA Games Indonesia Vs Thailand: Garuda Berbahaya, Lari 90 Menit Tanpa Henti

Liga Indonesia
Link Live Streaming Bulu Tangkis SEA Games 2021 Indonesia Vs Vietnam, Mulai Pukul 09.00 WIB

Link Live Streaming Bulu Tangkis SEA Games 2021 Indonesia Vs Vietnam, Mulai Pukul 09.00 WIB

Sports
Aji Santoso Butuh Sosok Pengganti Samsul Arif untuk Sempurnakan Persebaya

Aji Santoso Butuh Sosok Pengganti Samsul Arif untuk Sempurnakan Persebaya

Liga Indonesia
Jadwal SEA Games 2021: Peluang Emas Indonesia dari 4 Cabor, Bulu Tangkis Tanding

Jadwal SEA Games 2021: Peluang Emas Indonesia dari 4 Cabor, Bulu Tangkis Tanding

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.